Kegundahan Seorang King of Rock
Kontribusi oleh Wawan Fury Nama aslinya Ong Oen Log. Pria kelahiran Kranggan, Blauran, Surabaya, 19 Maret 1959 ini justru dikenal dengan nama Log Zhelebour, sebuah nama yang kental dengan industri musik Indonesia khususnya genre cadas yang sangat melekat pada dirinya. Sebanyak 11 festival Rock telah ia gelar sejak 1984 hingga 2007, beberapa band dengan mengusung [...]
Baca selanjutnya...Mayoritas ≠ Kebenaran
Sore tadi saya ngobrol dengan Jerink Superman Is Dead. That guy has a beautiful mind, dia bisa jadi orang influential bukan karena tidak ada latar belakang. Jadi ceritanya, perbincangan tadi adalah karena trend pembicaraan hari ini di Twitter tentang penolakan orang-orang melek internet akan rencana sensor pemerintah, akan konten di internet 1. Aktifis di Twitter, [...]
Baca selanjutnya...Made, Kristian & Media Perubahan
Apa jadinya jika seniman muda berbakat Bali yang juga gitaris Geekssmile, Made Bayak, baku apresiasi seni dengan profesor musik asal Amrik, Dr. Kristian Twombly? Untuk membunuh penasaran, datang dan saksikan saja langsung pameran multimedia eksperimental “Seni Sebagai Media Perubahan” di Art Cafe, Seminyak, Bali, pada 9 Januari 2010, mulai jam 7 malam. Ya, gratis. Simak [...]
Baca selanjutnya...Ed Eddy & “Benar-Benar”Residivis
…Anjing …kukira preman Anjing… ternyata polisi… Inilah salah satu lirik yang “melambungkan” nama Ed Eddy & Residivis, tidak hanya di jagat permusikan yang memang sudah lama digeluti mereka, bahkan menembus batas ke area jagat “pemberontakan” kelompok sipil prodemokrasi. Lirik lagu yang berjudul Anjing ini pula yang menghantarkan mereka (Ed Eddy dan Igo) ke pintu gerbang [...]
Baca selanjutnya...Sampul Album Rock Bersejarah: APPETITE FOR DESTRUCTION
Hingga kini, album rilisan Guns N’ Roses bertitel Appetite for Destruction ini masih merupakan album perdana yang paling cepat laku—the fastest-selling debut album—dalam sejarah. Selain itu, oleh banyak media musik terhormat karya ini memperoleh rekognisi adiluhung: Majalah Rolling Stone, pada tahun 1989, menempatkannya di rangking 20 album terbaik 1980an, serta pada 2003 dilokasikan di urutan [...]
Baca selanjutnya...Tidak Takut Membakar Bulungan
Tangan mengepal ke udara. Teriak membahana, ”Individu, Individu merdeka!” Selang satu hari setelah bom di hotel J.W Marriot dan Ritz Carlton meledak, Jakarta Metal Fest diselenggarakan. Saya awalnya berpikir hasilnya akan sama saja seperti kedatangan Manchester United, gagal. Ternyata, Bulungan Outdoor, Jakarta penuh dengan ratusan metalheads yang telah membeli tiket masuk seharga Rp 25.000. Pemandangan [...]
Baca selanjutnya...Lebih Lancip Tentang Ska Bersama Rude Boy Dodix
Sejawat Musikatorians, berikut saya lampirkan rangkuman dialog semi kasual antara saya dengan Rude Boy Dodix. Global citizen kelahiran Bali ini notabene adalah sohib dekat saya. Di urusan Rock ‘n’ Roll, kita pernah tergabung bersama dalam band management Glampunkabilly Inferno yang sempat ber-partnership dengan Superman Is Dead, Navicula, Postmen, pula—secara tak langsung—Suicidal Sinatra. Di lingkungan terdekatnya, [...]
Baca selanjutnya...Navicula: Pesta Perayaan Penerbitan “Salto” di Eastern Promise
Kemang berjarak ribuan kilometer dari Seattle. Eastern Promise tak punya kedekatan tertentu dengan Sub Pop. Dan kemeja flanel bukanlah kostum khas Indonesia. Namun energi Seattle Sound, pola Grunge khas mazhab Sub Pop, serta kumpulan lajang berkemeja flanel, riuh memenuhi penjuru Eastern Promise. Dan memang, malam itu merupakan pesta yang diprakarsai oleh biang keroknya Grunge di [...]
Baca selanjutnya...Latest Band
ARI KPIN
Ari KPIN adalah kelompok musik asal Bandung yang namanya diambil dari nama salah seorang pentolannya, yaitu Ari KPIN. Mereka berkarya di jalur musikalisasi puisi. Dalam 15 tahun terakhir ini sudah 7 Album Musikalisasi puisi yang mereka keluarkan Secara individu Ari KPIN juga menulis buku “Musikalisasi Puisi (Tuntunan dan Pembelajaran)” yang diterbitkan Penerbit Hikayat Publisher – [...] Baca Selanjutnya...
TUNNETTA
Berdirinya group band TUNNETTA bukan hal yang baru bagi blantika musik Bali. Personelnya adalah para musisi yang dikenal lama sebagai home-band beberapa kafe dan memiliki banyak prestasi pada ajang-ajang festival musik Jawa-Bali. Pertemuan para personel ini yang notabene berakar dari musik beragam ini akhirnya memberi warna tersendiri bagi Tunnetta. Usaha peleburan genre musik yang konon [...] Baca Selanjutnya...
TOLBANDTOL
Sejatinya kontingen asal Denpasar ini, TOLBANDTOL, telah berdiri sejak 7 tahun silam. Malah beberapa tembangnya sudah amat kerap bersliweran mengudara di banyak radio lokal. Selain itu prestasinya juga terbilang mencorong, di antaranya masuk 10 besar Bali-Nusra A Mild Live Rising Stars pada 2007 hingga 30 besar LA Lights Indiefest wilayah Indonesia Timur di tahun 2008. [...] Baca Selanjutnya...
BLINGSATAN
Segalanya bermula pada paruh akhir 2004 ketika Arief & Amir, mantan pemain bas dan drum band legendaris Surabaya, Karpet (almarhum), mengajak serta Dave untuk membentuk kelompok musik. Saka, yang tak betah dengan pekerjaannya di Amerika Serikat, kemudian juga bergabung mengisi posisi gitar. Namun belakangan Dave berkeputusan mundur hingga jajaran personel menjadi trio—dan bertahan hingga sekarang. [...] Baca Selanjutnya...
QISHASH
Kontingen death Metal asal Jakarta, QISHASH, ini telah mulai meramaikan skena musik cadas sejak penghujung Oktober 1999. Setelah sempat beberapa kali bongkar pasang formasi dan merilis beberapa album indie yaitu Dead Punishment pada Mei 2000 serta Unseen Truth pada 2001 (yang pendistribusiannya merambah hingga Malaysia bahkan Republik Ceko), mereka kemudian memutuskan vakum dulu. Pada awal [...] Baca Selanjutnya...


Artikel Terpopuler