Angkasa Band Kedapatan Selingkuh
by Rudolf Dethu on 19/06/08 at 10:30 am
Sejawat Terhormat, anda silakan saja ogah untuk menyukai Kangen Band. Musiknya begitu-begitu saja. Liriknya klise dan tidak mendidik. Selera dandannya payah. Cap “band kampung” rasanya tepat untuk disandang oleh Ian Kasela dkk (note: 13 Januari 2009, 6 bulan kemudian, saya baru sadar bahwa nama yang saya tulis, Ian Kasela, adalah vokalis Raja, bukan Kangen Band. Maaf. They all sound the same, don’t ya think?). Tapi paling tidak lagu-lagu karya mereka—sejauh yang saya tahu—masih cukup orisinil. Deretan tembang yang mereka buat masih layak disebut sebagai “asli”. Bukan nyolong karya orang lain.
Sekali lagi, boleh-boleh saja anda menolak menyukai band pekat-Melayu itu. Go ahead, be my guest. Namun ketika kelompok tersebut berdalih bahwa ini semata urusan perut, demi menyambung hidup, nafkah sehari-hari, yang artinya anda, saya, siapa pun; tak berhak untuk mendikte apa yang kudu mereka lakukan dalam menjalani hidupnya, ya saya harus tawakal dan menghargai pilihan orang. “Lagu lagu gue, hidup hidup gue, emang siapa elu?”
Berbeda halnya dengan kolektif asal Cianjur yang menyebut dirinya Angkasa Band yang belakangan ini sedang meroket dengan Jangan Pernah Selingkuh (JPS). Ketika kali pertama tanpa sengaja saya mendengarkannya di sebuah warung serba ada saya spontan kelojotan déjà vu, …friggin’ hell, how come I know this song pretty well… Iya, saya mega heran kok saya segitu ultra familiar dengan nada dan cara menyanyi itu band? Sejak hari itu saya asli terobsesi dan kerap bersenandung sendiri, bergumam pelan, mencoba terus mengais database lagu-lagu yang masih nyangkut di kepala saya. Butuh lebih dari 2 pekan buat saya memecahkan misteri itu. Whew, akhirnya ketemu juga jawabannya. Tak heran jika saya ngerasa akrab dengan JPS sebab beberapa tahun silam saya pernah hiper doyan dengan Poor Misguided Fool (PMF) dari Starsailor. Duh, rekan penikmat Musik Indonesiat, JPS beneran mirip banget dengan PMF. Dan lucunya lagi, giliran ngejiplak lagu orang kok yang dijiplak itu lagu yang ngetop banget…
Mencontek = pencoleng, tidak kreatif
Mencontek (hampir) penuh = pencoleng super duper tidak kreatif
Mencontek (hampir) penuh lagu yang sudah populer = pencoleng pemalas super duper tidak kreatif
Mencontek (hampir) penuh lagu yang sudah populer dan menimpanya dengan lirik bertema selingkuh = pencoleng pemalas super duper tidak kreatif bin kagak mendidik
Starsailor
Oh, c’mon, ini sudah bukan urusan menyambung hidup lagi. Bukan “lagu lagu gue, hidup hidup gue” lagi.
Mau dibawa kemana musik Indonesia? Ke laut aja?
*Foto Starsailor diambil dari Yahoo! Music dan Angkasa Band dari Triangle Voice Radio













23 Komentar
Ade Putri
Jun 19th, 2008
I hate both Kangen Band and Radja.
Tapi gue tidak pernah terlalu jauh menyelidik apakah lagu Kangen Band mirip lagu si ini dan anu. Maklum, belum sampai reff pun, gue akan langsung kabur sebelum terlanjur gila.
Sementara, lagu Radja, karena sempat membahana di mana-mana – dan dulu sepertinya gue masih terlalu terpana dengan kekampungan mereka sampai nggak sempet kabur, sampai terlanjur gila sedikit – jadinya mau nggak mau gue jadi cukup tahu. And it’s pretty obvious. Salah satu lagu mereka, ada yang intronya sama banget dengan intro lagu “Lately”-nya Stevie Wonder. Terus lagu mereka yang “Jujur”, mirip juga nggak sih sama lagu “Teardrops” (kalau nggak salah penyanyi aslinya The Radios)?
Jangan lupa. “Munajat Cinta”-nya si yang dipertuan kakus Sir Ahmad Dhani. Cari lagu “State Of Grace”-nya John Petrucci & Jordan Rudess. Dari awal sampai akhir. Sama. Titik. Oh, mungkinkah John Petrucci yang nyontek?
Ngomong-ngomong, menghadapi fenomena singkatan judul lagu itu yessss… Geuleuh! JPS, TTM, EGP, fukk the whatttt?!
Yak. Benar. Modarlah musik Indonesia.
[Balas]
arki
Jun 19th, 2008
once the music leaves yer head .. its already compromised ..jack brewer
[Balas]
erix soekamti
Jun 20th, 2008
wah klo ini sih plagiat bgt..smua serba mirip..
tp Poor Misguided Fool(PMF)Starsailor beat & paternnya jg
mirip blur coffee & tv..hehehe..
saya gak sependapat dgn band yg dikatakan Rudolf dethu (berdalih bahwa ini semata urusan perut, demi menyambung hidup, nafkah sehari-hari, yang artinya anda, saya, siapa pun; tak berhak untuk mendikte apa yang kudu mereka lakukan dalam menjalani hidupnya, ya saya harus tawakal dan menghargai pilihan orang. “Lagu lagu gue, hidup hidup gue, emang siapa elu?”)
gw musikator bro..& i’m fat!!!
maap saya kurang tawakal & hrs speak up.
dialkitabku tertulis “berkarya dgn mengatasnamakan perut hukumnya adalah najis & haram”.jgn jd budak perut sendiri bung.. amin saudara2??? aaaaaaaammmiiiin….
paling tidak kualitas hrs dinomer satukan, bukan sekedar kwantitas ato trend apa lagi keplagiatan…
buat orang yg berselera & pintar itu sangat penting.
klo kualitas cuma kyk gitu aja dah laku ya berarti emang terbukti masyarakat indonesia sangat bodoh & parah..
hal itu bs saja disebabkan karna efek samping dari promo
sebuah bisnis industri musik ato emang sudah bodoh dari lahir…
buat musikator2 indonesia,mari berkarya & berjuang dgn pintar.jgn hanya memikirkan perut doang..
ingat!! seorang fans akan mengikuti apa yg akan dilakukan idolanya. pikrkan itu!!!
salud..
u are what u hear…
[Balas]
Prima Boogie
Jun 20th, 2008
mungkin angkasa mengira indonesia itu orang2 yang bodoh,yang hanya mendengar lagu tentang perselingkuhan,tapi gak pernah berpikir apakah band itu seorang palgiat atau gak( kecuali band itu memang menagakui influence mereka).tapi seorang pengamat musik seperti RD pasti tahu lagu2
[Balas]
andre
Jun 23rd, 2008
angkasa? nama band apa nama bus AKAP nih ?
beruntung nya saya, sudah 4 tahun tidak lagi menjamah saluran TV indonesia, jd mata dan telinga saya terbebas dari sampah-sampah macam diatas ….thx God
[Balas]
erix soekamti
Jun 23rd, 2008
ups.. gaswat saudara2.. ternyata saya seLabel hehehehe..
wau wauuuuu….
[Balas]
the Muffin
Jun 29th, 2008
angkasa ganti nama aja jadi unKOSHER( baca = ga halal)
ngopy lagu orang!! gile bener!! uda ga punya harga diri…
gila… gila,,,…
ayo para musisi, berjuang, majulah atas nma Indonesia, angkat nama indonesia di mata internasional..
cheers,
[Balas]
iqbal
Jul 18th, 2008
benar2 heran kuping manusia indonesia…band yang benar2 mengusung idealis bukan karena jiplakan dari lagu ato band apapun…angkasa band yang norak dan kampungan ini mempubliksikan diri mereka dengan vandalisme..masa aetis mukul fans yang sedang menikmati lagu mereka,,nah itulah yang dilakukan oleh ATO ato yanto voc angkasa…ketika acara pensi di daerah asal mereka CIANJUR…mau jadi artis atow jadi preman sih….
[Balas]
feRRy zIhoO
Sep 11th, 2008
huh……emang gwe pikirin yg penting tuh band angkasa keren kok!!!cobadeh denger lagunya asya!!wih menyentuh hati gwe banget!!klo masalah jps sihh,,,,gwe emang ga terlalu suka lagunya hehehehehehe
[Balas]
Rambo
Oct 25th, 2008
Angkasa,Kangen,Radja,band negara ketiga.aduh,pusing liat dandanannya,denger lagunya,liat personilnya.populernya cuma gara2 norak.
[Balas]
Hyu
Dec 20th, 2008
masih mending kangen band ga pake nyontek…..
[Balas]
Gie angkasa
Jan 6th, 2009
Semua yg bil band gw plagia sirik aja,,gw ngewakilin tmn2 angkasa..cma bs bil..klo lgu kt mrip knp?g blh?skrg gw cma mo bil..ada brp tangga nada d dunia ini..trus ada brpa lgu d dunia ini??apa kemiripan tuh g bs terjadi..bs aja x..skrg cb loe bkn lagu,,masukin ke label..blm tentu d terima..dri pada loe semua..nge kritik band org..loe benerin aja dlu dri sndr..loe bs ga maju ky kt..klo ga bs itu yg namanya pecundang..mending ky kt..walau d sebut plagiat tp kt bkn krya yg bs d terima masyarakat..dri pda loe2 semua..yg g bs bkn apa2..mending diem aja klo ga bs apa2..ngmng aja udh g bs..apalagi bkn krya.
[Balas]
WishNoize
Jan 6th, 2009
Haha…klise lo ah, jumlah tangga nada selalu jadi kambing hitam. Kalo semua musisi pake metode menuju tenar kaya lo mach so pasti udah banyak musisi yang jadi artis cap Karbit seperti lo orang, sayangnya mereka masih memiliki kehormatan untuk tidak menjiplak lagu orang lain dan memanfaatkannya untuk ambisi tenar ala kamuflase kadal gurun.
Itu bukan kreatif Bung!!! Tapi Mental Malas! Mental Maling!
Lantas lo bangga dengan hasil curian lo yang berhasil itu??
Terpujilah wahai Musisi yang bukan Pencuri…
[Balas]
Rudolf Dethu
Jan 6th, 2009
Hey Gie, terima kasih sudah merespons langsung tulisan saya. Salut, anda telah berani pasang badan. Butuh ketegaran ekstra untuk menjawab segala ujaran miring yang muncul. Hanya saja, persis seperti kawan saya pernah bilang, orang kita (orang Indonesia, maksudnya), sering banget saat dikritik jawabannya melulu berkisar: “Ah, palingan mereka sirik”. Atau: “Biasa, cemburu tanda tak mampu”. Semestinya anda, Gie, bisa lebih cerdas berkomentar balik. Gak macet di retorika belaka. Lain kali pilih kata-kata awal yang lebih intelek dalam berargumen.
Pula jika anda bilang ada berapa tangga nada di dunia, well, look around, dude. Walau cuman ada segelintir tangga nada tapi bukan berarti semua lagu di dunia jadi mirip satu sama lain. Ah, gak kok. Duhai bejibun tembang-tembang yang sama sekali tidak mirip satu dengan yang lainnya.
Memang, saya juga sadar kok, inspirasi itu tidak selalu jatuh dari langit. Kita juga bisa menggaet ide dari karya-karya yang sudah eksis lalu menginovasinya atau mengimprovisasinya di sana-sini. Itu wajar. Itu normal. Tapi terinspirasi, menginovasi, berimprovisasi, itu amat berbeda esensinya dengan “menjiplak”.
Dan komentar-komentar anda selanjutnya semisal “loe bisa ga maju ky kt” hiks hiks hiks… Saya gak terbayang jika anda sepopuler Slank kayak gimana ya jumawanya anda. Nak, nyebut, nak. Kebanggaan anda masuk label, digjaya itu cuman sementara sifatnya, nak. Saya pikir saya cukup paham kok segimana ngos-ngosan ya indie label ya major label. Jika anda masih saja mendeskripsikan kesuksesan dengan berhasilnya anda diterima di label besar, dude, you’re soooo… 3 years ago! Jika anda masih saja menganggap apa yang diterima di masyarakat a.k.a. mengikuti selera pasar adalah indikator kesuksesan… he he… trust me, peringkat tinggi anda sebentar lagi ambrol. Begitu datang Angkasa-Angkasa yang lain—dan bukan tak mungkin yang mendatangkan adalah label anda sendiri xixixixixi…—maka masa jayawijaya anda sebentar lagi tamat. Gie, I’ve been there. I’ve seen things. I bit the bullet.
Buka mata, nak. Pasang telinga. Perluas cakrawalamu. Masih belum terlambat untuk membikin karya yang lebih mumpuni. Have a good day, son.
[Balas]
MadeJunes
Jan 8th, 2009
hihihi… komentar abang gie angkasa bikin sakit perut… btw bang gie angkasa nulis alamat email ya di field Website/Blog, what a shame…
[Balas]
Njoonk ALDI
Jan 19th, 2009
Waduh..itu bener2 “Gie dari Angkasa”..yang katanya mewakili band Angkasa..atau jangan2 ada yg plagiat nama “Gie dari Angkasa” truz digunain buat merendahkan band2/individu2 independent dengan dalih sebuah pembelaan untuk band ANGKASA ?
Tapi terlepas dari masalah komentarnya si “Gie dari ANGKASA”, menjiplak (plagiat) adalah sebuah sifat dasar manusia yang lebih muda / belum berpengalaman untuk lebih berkembang.
Contohnya nih..anak kecil pasti punya kebiasaan yg sama dengan ortunya, karena kebiasaan yg dilakukan si ortu ketika dilihat oleh sang anak akan menjadi tiruan (influense) ketika otak anak tsb menganggap hal itu adalah sesuatu yg menarik.
Begitu juga musisi, musisi muda / belum berpengalaman / belum terkenal pasti memiliki skill tiruan dari sang pujaan.
Akan tetapi yg namanya menjiplak itu konotasinya identik dengan hal yg negatif. Buat saya nih, plagiat akan menjadi negatif (bukan influense) bila fungsi atau hasil plagiat itu ditujukan untuk keuntungan diri sendiri.
Nah skrg balik lg ke “Gie dari Angkasa”
Kl yg dia bilang “kl mirip, apa ga boleh” itu benar, gw kesian ama penggemar2nya (udah dibodohi jiwa seninya ama org yg belum berpengalaman)
Btw, tenang aja Gie..gw jg belum ada pengalaman..& boleh kan..gw minta CD-nya, soalnya ampe skrg gw penasaran krn gw ga tau lagu2nya si Gie. Lupa kali ya..
[Balas]
sadimz
Jan 20th, 2009
Jangan pernah selingkuh lagu ini jdi candaan tmn-tmn sya di sekolah…
saluut bwt Angkasa…
[Balas]
fian delvino
Feb 4th, 2009
hahaha….ternyata angkasaaa….bilang sama yanto ya gie, jangan plagiat donk….hahaha
tapi karena gw kenal lo smua, yaudah lah gw doain lo sukses…aminn
[Balas]
Castor
Mar 31st, 2009
Intinya, lo gak malu belain hasil plagiarism si Angkasa ini atau lo bangga dengan si Angkasa ini berhasil dengan memakai chordnya lagu orang? Lo
Gw masih lebih respek sama band2 Indie Indonesia yang masih pegang teguh idealis mereka, gak takut lagunya gak laku, yang penting mereka punya harga diri. satu contohnya lo liat Netral yang balik ke Kancut Records karena dah gak tahan sama kekangan Major Label yang minta mereka mempopkan lagu sesuai permintaan pasar.
[Balas]
finger
Apr 3rd, 2009
hahaha….
masih ada ajah band kaya angkasa diindonesia??
u mndingan jangan ada diIndonesia,,
u mending nyanyi ke timor leste ajah atau zimbabwe?
mereka kan masih dikit band yang terkenal..
nah u ksana ajah x ajah ada orang bego yang mo nerima u??
u ngamen x disana?
hehehe
boy,,u liat dong kangen band walau band”kampungan” tapi mereka punya otak mereka gak jiplak lagu orang..
dah gitu u jangn sombong man…
baru terbit ajah dah kaya superstar…
perjalanan u masih panjang,,
masih u bisa tuk berubah..
kalo gak u ganti aliran ajah?
gmana kalo DANGDUT/Keroncong/DEbus gtuu..
pazti laku..
coba deh…
[Balas]
hafsa
Apr 18th, 2009
gk smua lgu angkasa nyontek koq….
msh baxk yg keren2,,gi’an yg nilai angkasa lum tentu bs kayak angkasa_mending ngaca dlu dech…mank loe dh sempurna
[Balas]
Robin Malau Reply:
April 18th, 2009 at 5:16 pm
Halo Hafsa, thanks sudah memberi pendapat.
Kayaknya ga ada yang bilang semua lagu Angkasa nyontek deh. Tapi emang menyontek akhirnya jadi trademark mereka, meski mungkin hanya 1 atau 2 lagu atau bahkan kurang. Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Gitu deh kira-kira.
Sori kalo kamu ga setuju.
[Balas]
dark angel
May 8th, 2009
hey..yang ada di sini yang ada disana…PISS ah!napa sih lo pade usil aja ma org laen?hidup udh susah bung!jangan di bikin tambah susah,dari pada kita mikirin ANGKASA,mending juga kita mikirin negeri kita tercinta INDONESIA yang lagi carut marut ga karuan,orang kaya tambah kaya,orang miskin tambah miskin,apa ga pusing tu!!!ada yang korupsi lah,ada yang selingkuh lah,ngabisin uang rakyat,enk bgt lo!NNNAAAHHH dari pada pusing,mending nyanyi…TANPA KU TAU SALAHKU,TANPA KU TAU DOSAKU,KAU BERBUAT SEMAUMU,JANGAN PERNAH KAU SELINGKUH,AKU AJA YANG SELINGKUH,BIAR SAMA SAMA KITA SELINGKUH OUO..I AM SORRY KU TAK AKAN LOVE YOU LAGI…intinya:yg nyiptain tu lagu sebenernye kaga saleh ape-ape,lo aja yg pd usil!niatnya kan bener,pengen bikin karya lagu yg enak,yg bisa di nikmati sama lo lo pade..tapi berhubung lo lo pade kaga mau nikmatin tu lagu,malah sibuk ngeJUDGE tu lagu plagiat lah,ga original lah,ya udh jangan di dengerin,gitu aja ko repot!secara skrg band di indonesia tu bejibun,tinggal lo pilih mana yang lo suka,lo dengerin dah tu,tapi kalo lo ga suka,ya jangan di dengerin!simple kan…jut(ooops!!!)perasaan yg banyak tampil di beberapa infotainment atau berita sebagai plagiator sejati tu D’MASSIVE?bukan angkasa kan?berarti lo salah kasih comment,mestinya lo kasih comment ke D’MASSIVE,coz gw pribadi sih NGGAK pernah liat berita soal angkasa as a PLAGIATOR,HEU HEU slh comment ya mas?kacian deh lo!kalo gw sih netral aja,yang penting hidup PERSIB!!!buat kang JAHAR alis Jaya Hartono,gw kasih formula jitu dah biar persib menang terus,di lini depan lo pasang bapak gw si GONZALES sm sopir gw si MOREIRA,di lini tengah lo pasang suami gw si CABANAS,trus selingkuhan gw si ATEP,sisanya terserah dah,di lini blakang lo pasang NOVA,MAMAN,sm NYEK NYOBE,kalo kiper sih otomatis abang gw AA TEMA,AA GYM mah lewat!!lo tau ga kenapa gw ngawur and ga nyambung???COZ LO LO PADE JG NGAWUR!JADI GW BALES LEBIH NGAWUR…WUEEEK WAKAKAK WAKAKAK HEU HEU,PERSIB jeung ANGKASA NU AINK!!!SEKALI PERSIB TETAP M.U HIDUP ANGKASA…cadas teu aink!1
[Balas]
Silahkan Berkomentar