TMIF # 5

Musikatorian, Jumat kali ini terasa istimewa sebab yang satu ini adalah hari buat TMIF! Yup, yup, kita sudah melangkah ke edisi yang ke berikutnya.

And, what makes TMIF even more breathtaking, makin hari argumen-argumen yang diberikan oleh sejawat sekalian—bagi saya pribadi—benderang memunculkan impresi bahwa anak-anak muda Indonesia jaman sekarang rata-rata pada “runcing”, cerdas, serta kuat dalam pemahaman masalah. Bagi kami di Dewan Redaksi Musikator, membaca komentar-komentar anda adalah sebuah ritual yang meriangkan hati.

Baca selanjutnya…

Sampul Album Rock Bersejarah: Beken Tapi Butut

Bagi sebagian “fundamentalis” semacam Robin Malau (sang konseptor Musikator, in case you don’t know), ritual mengunduh lagu gratisan hampir tidak mendapat tempat di ranah musikalnya. Sosok macam Robin sebisanya memilih untuk membeli album orisinil. Apalagi, memang, harus diakui, sampul album—utamanya terbitan artis-artis Barat—memang rata-rata menarik, digarap serius, tinggi estetika seni. Mengkoleksi karya asli London Calling, misalnya, akhirnya menjadi sebuah kepuasan batin nomor wahid. Memiliki cakram digital otentik Rattlesnakes, The First of a Million Kisses, Rum Sodomy and the Lash, Songs of Leonard Cohen, dsb; serasa sedang membangun museum musik yang kelak di kemudian hari akan menjadi ensiklopedia adiluhung buat anak cucu kita: bukan saja lagu-lagu dari album tersebut amat rancak, artwork-nya juga sungguh yahud. Baca selanjutnya…

Majalah Rolling Stone Berubah Format

rolling stone Majalah Rolling Stone dikabarkan 1 akan merubah format majalahnya. Selama ini, selama lebih dari 4 dekade (= lebih dari 40 tahun), Rolling Stone terkenal dengan formatnya yang lebih besar dari majalah-majalah lainnya. Saya pribadi lebih mudah untuk menemukan majalah Rolling Stone di tumpukan majalah saya, sekaligus paling sulit menyimpan tumpukan koleksi RS karena besar formatnya. Tetapi dari sisi visual, lebih asik menikmati koleksi foto-fotonya.

Anyway perubahan format ini, akan dimulai untuk issue tanggal 30 Oktober dan akan diterbitkan minggu ini. Dengan perubahan format ini diharapkan dapat meningkatkan oplah penjualan per copy majalah (yang konon sekarang hanya menyumbang 8% dari total hasil penjualan) dan menurunkan biaya advertising selipan yang berbentuk kartu pos yang bisa disobek ataupun bentuk lainnya di luar biaya cetak majalahnya. Penurunan biaya ini akan diseimbangkan dengan menambah halaman dan meningkatkan kualitas kertas cetak. Hmmm….

Baca selanjutnya…

  1. Belum tahu bagaimana implementasinya di Indonesia, Adib?

Dari Inbox: Mana Surabaya- nya? Koq seputaran Jabar ama Bali?

Dapet email dari Alfan Curtis ke inbox Musikator.com.

Susah juga ngejawabnya kalo dapet pertanyaan begini. Emang bener juga sih, dilihat-lihat koq band di Musikator hanya seputar Bali, Jakarta dan Bandung aja ya?

Well, ada beberapa penyebabnya.

  1. Musikator berbasis di Bali, maka pasti band Bali banyak diliput disini.
  2. Musikator ada kontributor di Jakarta dan Bandung, yang membantu submission band-band disana.
  3. Walhasil ya seperti begini ini.

Hmm… balik ke Pertanyaan:

Baca selanjutnya…

NEVERALL

Neverall Musikator

NEVERALL dibentuk pada April 2006. Hi-Standard, Useless ID dan Rufio yang selalu mengisi ruang telinga NeveRaLL sedikit banyak mempengaruhi pola bermusik NeveRaLL. Dan seiring dengan waktu, NeveRaLL mulai belajar untuk menciptakan lagu-lagunya sendiri. Awalnya NeveRaLL beranggotakan empat personel, sayangnya pada 25 Januari 2008 sang vokalis memutuskan untuk mundur dan kini menyisakan tiga personel dengan kemampuan dan skill yang seadanya untuk terus berusaha membuat sesuatu yang baru.
NeveRaLL mulai mencoba menampilkan warna musik mereka sendiri dengan mengeksplorasi music melodic punk dengan sentuhan japanese music atau mereka sebut secara pribadi dengan Melodic Jappunk. Dan setelah mengisi beberapa event di Jatinangor dan Bandung, NeveRaLL akhirnya mencoba untuk membuat Demo EP yang dirilis pada awal 2007 oleh record labelnya sendiri yaitu worklessrecdiv., dengan menampilkan 5 lagu andalannya.

Baca selanjutnya…

 
icon for podpress  NeveRall -Workless: Play Now | Play in Popup | Download

 
icon for podpress  NeveRall - Just Tell Me Its Not True: Play Now | Play in Popup | Download

DOOMSDAY

Doomsday

DOOMSDAY terbentuk pada akhir tahun 2005. Awalnya band ini bernama Jessica the Bastard sebelum berganti menjadi Doomsday. Nama Doomsday sendiri diambil dari cerita komik Marvel “Superman vs Doomsday”. Baca selanjutnya…

 
icon for podpress  Doomsday - Just For You (live): Play Now | Play in Popup | Download

TMIF # 4

Awrite Musikatorian, here we go again…

Sungguh menyenangkan melihat sambutan dari sejawat sekalian terhadap TMIF # 3. Komentar-komentar yang anda lontarkan rata-rata amat mencerahkan. Pekat menyiratkan generasi muda Indonesia masa kini yang cerdas lagi tajam (sungguh kontradiktif jika dibandingkan dengan pansus RUU Pornografi yang duhai picik bin monokultur). Baca selanjutnya…

SUPERMAN IS DEAD: Semangat Pantang Mundur dan Seni Mengelola Ego

Superman Is Dead band photo 01

Jangankan untuk skala lokal Ball, dalam lingkup nasional sekalipun cuma ada sedikit band yang mampu melewati satu dasa warsa. Superman Is Dead (SID) adalah satu dari segelintir kelompok musik yang sanggup eksis bukan hanya melewati rentang sepuluh tahun tapi juga, hebatnya lagi, dengan personel yang sama, tak berubah, sejak awal berdiri. Baca selanjutnya…

GEEKSSMILE: Warta Aktual + Hadiah 2 Tembang Anyar

Prima, garis depan Geekssmile, memilih untuk mengisahkan sendiri mulai dari aplikasi analog, penerapan analogi dan visualisasi, gelora Streetjunkie, hingga revolusi abadi.

Geekssmile Recording 01

Geekssmile baru saja menyelesaikan 2 dari 3 sesi rekaman album ke 2 yang akan diberi judul Upeti Untuk Macan Asia yang rencananya berisi 10 lagu. Dari 5 lagu yang sudah ditransfer, kami memutuskan untuk mengupload 2 lagu yang di bawah sebagai teaser. Album akan berbentuk full album, jenis musiknya akan banyak berubah karena banyaknya input baik dari scene, personal life masing-masing personel, berbagai macam substansi (hmm…) maupun dari koleksi cd yang semakin menumpuk. Kami juga menggunakan metode baru dalam membuat lagu, dan dari beberapa orang yang saya mintai pendapatnya, semuanya mengiyakan bahwa ada “environment” dan “atmosfir” yang tercipta di tiap lagu, terlepas dari mereka bersimpati kepada Geekssmile atau tidak, saya tidak terlalu perduli *Karena itu saya kirimkan lagunya pada Dethu, I need your comment badly* Hal-hal di atas secara nyata mempengaruhi pola berpikir dan cara pandang kami terhadap lingkungan, dan tentu saja sistem yang ada di sekeliling kami. Baca selanjutnya…

 
icon for podpress  Geekssmile - Streetjunkie: Play Now | Play in Popup | Download

 
icon for podpress  Geekssmile - Revoltanthem: Play Now | Play in Popup | Download

Album Cover Dibuat dari Lego

Untuk yang suka Lego dan suka musik, mungkin kamu suka ini, Cover album-album klasik yang dibuat dari Lego.