Hey guys, a quick update from Musikator.com Muthafukken Geeky Development Team (baca: some internet & music enthusiasts trying to have some fun with you).
Ahhh… jika kamu sedang tidak berdekatan dengan komputer, tetapi hanya ada handphone dengan GPRS/Flash/IM2 connection, tapi ingin check out artikel baru dan ingin memberikan komentar di Musikator.com, sekarang kamu bisa posting komentar tersebut langsung lewat handphone 1.
Caranya, browsing ke www.musikator.mobi, pilih artikel yang kamu suka, klik Show & Post Comments, isi Nama, Email dan Komentar, klik Send. And that’s it!
Oh ya, selain itu, sekarang di bawah setiap artikel, ada option untuk share artikel favorit kamu dari Musikator.mobi ke teman-teman lewat Email, Delicious dan Twitter (follow Musikator tweets disini).
Cheers a lot!
Bali Blogger Community punya cara lain dalam merayakan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-63. Menggandeng ANIMO, band pop-jazzy-super-groovey asal Bali yang baru saja merilis debut album Mimpi Tak Bertepi di Hard Rock Cafe pada 27 Juli 2008 lalu, mereka memilih tempat di Rumah Sakit Jiwa, Bangli – sebuah kota kabupaten berjarak tempuh sekitar 50 Km ke arah Utara dari Denpasar.
Memilih ‘venue’ dan ‘audience’ ini tentu bukan tanpa alasan. Koordinator Bali Blogger Community, Anton Muhajir, punya harapan sederhana: bisa menghibur mereka, karena kenyataan minimnya anggota masyarakat yang peduli pada keberadaan pengidap gangguan jiwa. Bahkan banyak pasien yang tidak pernah lagi dijenguk keluarganya. “Semoga acara ini bisa menghibur mereka yang sering terlupakan,” jelasnya.
Setelah diterima oleh manajemen RSJ Bangli dan menengok ke semua bangsal, seluruh rombongan bersantap siang bersama. Sejurus kemudian, acara dimulai dengan perkenalan dilanjutkan beberapa permainan dan hiburan berupa penampilan Animo di tengah area RSJ Bangli yang sangat luas dan asri itu.
Sudah lama sebenarnya, saya ingin membahas hal ini. Saya selalu brainwash team saya dimanapun saya bekerja dengan pola pikir seperti ini, hasilnya saya menghasilkan banyak orang yang terbakar semangatnya dan berpikir lebih maju. Baru sekarang terpikir untuk ngarang posting di Musikator.
Bagi Musikator, Nymphea adalah sebentuk anomali yang mencerahkan. Satu dari sejumlah kecil titik terang yang menyeruak dari kegelapan rimba band-band cengeng tipikal Melayu. Tak cuma itu, saya—mewakili Musikator—berani bilang bahwa musik Indonesia butuh Nymphea. Huh? Well, look, coba deh simak sekitar, kapan sih terakhir kali kita mendengar teriakan bertenaga dari seorang lady rocker? Benar, sudah lebih dari satu dekade kita tak lagi dihibur oleh biduan perempuan berkarakter suara lebar, tinggi dan garang. Nusantara sedang paceklik generasi penerus Sylvia Saartje, Euis Darliah, Nicky Astria, Anggun C. Sasmi (pre-Anggun era), dan sebangsanya. Vokalis wanita yang beredar di blantika musik Indonesia sekarang yang berani bermain-main dengan aroma rock dominan memilih koridor aman: kadar popnya kental, pekat distorsinya nanggung, temanya berputar di sekitar cinta nan picisan. Jikapun ada kaum hawa yang mengusung musik ekstra cadas, lingkupnya cenderung bawah tanah, daya gegarnya cuma ngefek ke sebagian kecil orang saja. Pendeknya, predikat lady rocker (dalam standar Nicky Astria-esque) belumlah layak disematkan ke mereka. Dan tampaknya kemunculan Sari, frontwoman Nymphea, akan sanggup membebaskan kebuntuan yang terjadi selama ini. Baca selanjutnya…
Whew, setelah melalui perdebatan seru, sengit dan panjang—hingga hampir menimbulkan konflik horizontal (he he he… semuanya asli didramatisir alias ngarang), akhirnya Dewan Pakar di Musikator sepakat memilih tiga pemenang dengan komentar paling menarik untuk TMIF # 1 yaitu:
1. Putu Jasprayana
2. Cietra
3. Eric
Mohon ketiga nama tersebut menginformasikan alamat domisili + nomer teleponnya ke Igo theblado@musikator.com dan c.c. ke Dethu suicidaldjdethu@musikator.com Para sejawat yang beruntung akan menerima paket hadiah dari Telephone. Selamat ya!
Nah, sekarang kita masuk ke TMIF edisi kedua. Dan pertanyaannya adalah: Baca selanjutnya…
Hey guys, biarpun sebagian besar dari kita adalah Punks, Rockers dan Rockstar, tapi kita juga harus mulai tahu mengapa kita musti mengenal dan mensuport lingkungan kita sendiri. Salah satunya adalah air.
Dulu waktu saya tinggal di gunung (maksudnya di kawasan utara Bandung), air bersih rasanya mudah sekali di dapat. Tinggal kucurkan keran, air jernih ngocor dah tak henti. Air itu bisa dipake mandi, bisa dipake minum dan bisa juga dibuang meski tanpa alasan. Ngga ngerti ngga nyaho dari mana asal usulnya, tinggal menikmati 24 jam sehari.
Tapi sejak saya pindah ke kawasan dekat pantai
Get Rock :: featuring Netral & Navicula
6 Agustus 2008 : Kebumen
7 Agustus 2008 : Purworejo
8 Agustus 2008 : Bantul, Jogjakarta
9 Agustus 2008 : Klaten
Ini adalah babak lanjutan dari jejak bingar NAVICULA dengan tema “Cinta Bumi” di empat kota di Jawa Tengah: Boyolali, Karanganyar, Sleman, dan Wonogiri bulan Mei 2008 lalu [baca Gegar Navicula di Jawa Tengah]. Setelah jeda Pilkada, tour bergulir kembali. Tanpa perubahan line-up. Tetap bersama NETRAL. Masih memakai tajuk: GET ROCK! “Cintailah Bumi Sebelum Bumi Kehabisan Cintanya”
Mudah ditebak. Radio ini memang dibangun oleh para personel Endank Soekamti: Erix, Dori dan Ari. Tapi apakah anda menebak mereka senarsis itu? Tunggu dulu.

Hari ini, Blog Action Day 2008 di launching di seluruh dunia.
Blog Action Day adalah event non-profit tahunan yang bermaksud untuk mengumpulkan blogger, podcaster dan videocaster di seluruh dunia untuk menulis artikel mengenai topik yang sama di hari yang sama. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran manusia dan memancing diskusi di seluruh dunia.
Tahun 2007, Blog Action Day yang bertemakan Lingkungan berhasil mengumpulkan lebih dari 20.000 blog dan diperkirakan ada 14 juta orang membaca dan mendiskusikan topik yang Lingkungan. Program ini sangat berhasil jika melihat banyaknya Media mainstream yang meliput acara ini dan meningkatnya kesadaran orang akan pentingnya isu lingkungan akhir-akhir ini.
Demi menunjukkan besarnya harapan kepada Nymphea serta itikad mendongkrak eksistensi Bali di skena musik Nusantara, Musikator bergerak maju memberi dukungan penuh. Selain pro-aktif berperanserta mempropagandakan debut albumnya, juga bertindak menjadi salah satu sponsor utama launching party “Malaikatmu”, Rabu nanti, 13 Agustus 2008, di Hard Rock Cafe Bali.
Tak cuma itu, harga tanda masuk khusus untuk acara ini sengaja ditekan serendah mungkin jadi cuma Rp 35,000. Harga tersebut sudah termasuk 1 botol bir dingin serta sebungkus rokok. Plus bonus band-band keren lokal sebagai supporting acts: Discotion Pill dan Scared of Bums. Pula sejawat dari Malang, Toxictoast. Dude, what more can you ask?
Nah, silakan saksikan sendiri dan buktikan langsung seberapa mumpuni lady rocker Indonesia paling hari ini… ladies and gentlemen, Sari Nymphea!