Sebuah contoh kekuatan Social Media ditunjukkan akhir-akhir ini. Ebay (juga menjadi media lelang untuk Koleksi Musik Terbesar di Dunia) adalah perusahaan lelang online terbesar di dunia. Saya berulangkali membeli barang bekas lewat Ebay, entah itu piringan hitam, cd, t’shirt band dan lain sebagainya.
Akhir-akhir ini Ebay di boikot dan dimotori oleh sekelompok Power Seller yang juga merupakan backbone dari model bisnis Ebay. Penyebabnya adalah perubahan sistem komisi dan kebijakan yang mereka terapkan. Menurut sumber, listing produk di Ebay turun hingga 13% minggu lalu. Ini jumlah yang masif jika mengingat volume penjualan yang terjadi di Ebay.

Pemboikotan ini dilakukan melalui Social Media website. Mereka membuat video dan meng-upload-nya di YouTube yang (saat saya tulis artikel ini) sudah dilihat 145,616 kali. Mereka juga membuat halaman di MySpace dan Facebook (yang kedua tidak terlalu menarik minat).
Kasus lainnya, 500.000-1.000.000 juta orang di Kolumbia berkumpul di jalanan untuk memprotes kelompok Marksis FARK. Mereka juga membuat Facebook Event Page yang berhasil mengundang 106.000 tamu yang ‘confirm’ dan 18.000 ‘mungkin datang’ (info lebih lanjut tentang event page di Facebook). Hampir 320.000 orang diundang lewat Facebook untuk datang.
Model organisasi spontan seperti ini menunjukkan contoh sempurna potensi dari Social Media. Lebih dari sekedar sekumpulan orang-orang yang poking each other, menggigit dengan gigi Vampire dan menjadi fans sepak bola. Tetapi dapat mengumpulkan dan mengorganisasi banyak orang untuk melakukan perubahan.
Apakah anda pernah melakukan pengalaman dengan efektivitas mempromosikan musik anda lewat Social Media? Tinggalkan komentar anda di bawah ini…