Musikator Forum » Welcome

hOw2bAGreATmAnAgeR

(18 posts)
  • Started 3 years ago by cietra
  • Latest reply from cietra
  1. hiii wuzzup..buat mas mas ma mbak mbak yang dah berprngalaman jadi manajer sebuah band..
    q diajarin dunk..bagi2 pengalaman getoo gemana susah senangnya jadi manager..
    kan rata2 yang ada di forum ini udah sering makan asam garam di dunia perMANAGERan music di indonesia..(mas dethu tuu...gemana critana jadi managerx SID mas??)

    share yaaaa
    thx

    isn't anybody care??
    Posted 3 years ago #
  2. Rule no. 1:

    Great manager won't be great if they don't manage great band. Great band ngga berarti band besar, tapi greatness itu ada di pori-pori pemain band nya sendiri sebelum band itu sendiri besar.

    Nah, sebelum ingin punya great manager, prepare yourself for greatness. Kalau sudah siap, maka ketahuilah, your great manager is out there somewhere... It's just a matter of time until you find him/her.

    Robin Malau
    Share, Care and Welfare
    http://www.musikator.com
    Posted 3 years ago #
  3. Hey Cietra, saya dulu memanajeri SID lewat proses alamiah aja. Dari temenan dulu, makin akrab, dianggap kompeten, ya udah jadi manajer dah. Setelah beberapa tahun saya kemudian memutuskan mundur karena sudah sulit membagi waktu. Saya memilih berkonsentrasi sekarang di Suicide Glam dan juga belakangan ini di Musikator alias balik lagi jadi penulis. Ngatur waktunya lebih mudah sebab profesi tulis menulis ini bisa dikerjakan dari rumah (God bless the internet!). Relasi saya dengan SID sampai hari ini masih cukup intens, personal saja, tak lagi terlalu banyak menyentuh wilayah profesional. How to be a great manager? I wasn't that great. Saya pikir saya lebih piawai di departemen propaganda. Tag me as a propagandist, mind you. Cheers!

    Posted 3 years ago #
  4. salah.. salah...
    bukan GREAT dulu...
    tapi GOOD dulu..
    im so sorryy...mas mas..mbak mbak.....IM SO SORRY...

    tapi buat mas robin n mas dethu thx bgt..

    @ mas robin
    "prepare ur selph for greatness.."
    HOW??

    Posted 3 years ago #
  5. @Cietra menurut saya, greatness itu ada di dalam Ciet ngga keliatan sampe dia bener-bener suksyes. Klise ya haha.

    Ok, secara konkrit mungkin begini (diluar standar2 syarat musikal dan seni - liat postingan Dethu Strategi Band Lokal Go National):
    1. Punya self-leadership, merata di semua anggota band. Ngga takut salah, mau belajar, ngga nyalahin dunia atas kesalahannya.
    2. Pola pikir --> ingin maju, ngga pernah puas, kreatif (thinking new things), fokus pada efektifitas, mengerti arti kata praktis.
    3. Punya Strategi dan Metoda. Ngga usah lulusan metoda bisnis sekolahan tapi intinya punya otak dagang, terus 'ngerti' kalo ngeliat band lain mengambil langkah yang bagus. Detil strategi dan metoda yang baik dan cocok selanjutnya diskusikan dengan manajer.
    4. Punya mental Rockstar bukan Lokal.
    5. Eksekusi -> keluar dari rumah ibu dan ayah, kerjakan semua rencana yang kalian buat.

    Untuk implementasi Greatness, menurut saya ada 2 jalur.
    1. Bakat + kerja keras. Setahu saya rasio-nya Bakat 10%, Kerja Keras 90%.
    2. Kerja keras + kerja keras.

    Catatan: Dalam banyak situasi, Kerja Keras sebaiknya diganti dengan Kerja Pintar. Kerja pintar perlu pola pikir pintar.

    Semoga berguna.

    Posted 3 years ago #
  6. ^
    ^
    ^
    oouuwwkkwweehhhh...makasii mas robiinn....
    Btw..tanya lage..(nanya mulu lu!!)
    masalh eksekusi..pa hubungannya ma keluar dari rumah ayah dan ibu??
    kerja pintar???pa bedanya ma kerja keras???
    bukannya kerja keras th modal utama ya??

    Posted 3 years ago #
  7. Bedanya banyak sih sebenernya:
    1. Keluar dari rumah ayah dan ibu itu hiperbola Ciet. Artinya: sana, kerja!
    2. Kerja pintar itu bisa dapetin hasil yang sama dengan orang lain yang misalnya, kerjanya lebih keras. Kerja keras ya... lebih cape aja...

    Posted 3 years ago #
  8. oohhh getoo....hmmmm makasi banyak ya mas....

    btw buat yang laen mau kasih tips2 jadi manager band yang baik blh koq...

    Posted 3 years ago #
  9. Topik yg bgus nih..hehhe..
    @lowrobb
    wah Om lowrobb..apa slain 5 itu ada yg laen..??
    hehehe..bagi2 dunk.
    pemula nih..halah..
    :)

    btw om lowrobb yg jd pembicara d sarasehan dozigo beberapa bln lalu ya..??
    :)

    Posted 3 years ago #
  10. ^
    ^
    yee..situ kan managerx ninefolds yah...
    ayuukk share masss

    Posted 3 years ago #
  11. @cietra
    hehe..iya sya manager2an nya..
    hihih...
    ayo share..
    mau nnton kita ga tanggal 19 d peanut club..??
    hihihih...

    Posted 3 years ago #
  12. tanggal 19 kapan??besok??
    bayarin tiket sby bali yah??gw mauuu..
    wkwkwkwkw
    becanda euyyy

    Posted 3 years ago #
  13. @cietra
    wah kmu bermukim d sby ta skrg..??
    wleh..weleh..
    hehe..

    (*ayo cit kita ngobrol aja,, jd bukan forum nih..hahha)

    Posted 3 years ago #
  14. lowrobb " Keluar dari rumah ayah dan ibu itu hiperbola Ciet. Artinya: sana, kerja!"

    : (disini 'indonesia' cenderung sangat telat, terlalu santay, gimana nanti, jadinya selalu mengasumsi pola perintah atasan atau yang diatas) makanya cenderung kerja keras dan kerja pintar kadarnya sangat riskan dan sangat bergantung dengan pemikiran bagaimana nanti, gimana jalannya saja. jadi pola usaha dan berusahanya juga suka tidak ada.

    mungkin harus ada kata usaha dan berusaha yah.. :)

    Madrigal Avenue
    Posted 3 years ago #
  15. Bener koq Kris, seharusnya ada kata usaha di setiap diskusi motivasi. Hanya, usaha itu bukan motif, makanya ngga disebut diatas.

    Coba deh kita bahas. Kita awali dengan rumus kewirausahaan:

    Peluang + Triggering Event = Kewirausahaan.

    Penjelasan:
    Peluang = Ya... ada bakatlah. Kalau mau jadi manajer ya bisa dikit2 admin, bisa networking sama industri & media, dsb (internal). Sementara eksternal nya ya ada pasar lah untuk musik yang mau di manage, di pasarkan, dijual.
    Triggering Event = Suatu kejadian, moment, event yang memotivasi orang untuk lebih maju. Atau tiba di phase untuk bisa ngomong... That's it! I'm out of here!

    Nah, keluar dari rumah orang tua (tanpa membawa uang warisan) adalah Triggering Event paling mutakhir dan tocker cer cer... Orang ngga punya tempat tinggal mah ngga usah disuruh juga usaha sendiri.

    Lebih jauh,

    Orang sukses ngajarin masyarakat begini:

    "Kalau mau jadi orang sukses seperti saya, berusahalah"

    Professor ngajarin mahasiswa begini:

    "Kalau mau jadi seperti pengusaha sukses seperti pengusaha A, maka berusahalah"

    Betul koq. Mau sukses ya usaha.

    Tapi ada missing link nya tuh. Apa missing link nya? Mereka ngga ngajarin orang untuk jadi kepepet. Orang Indonesia kan ngga kepepet. Mau susah juga ujung2nya bisa minta bantuan orang tua, atau saudara (saudara jauh atau saudara tiri juga masih suka bantu...).

    Jadi, rumus untuk orang muda bahagia yang mau jadi something 'Great' menurut saya mendasar sekali:

    Keluar dari rumah = ngga bergantung sama keluarga = kepepet = motivasi = bikin orang jadi usaha dan berusaha.

    Masalah kerja pintar mah da' MUTLAK atuh ngga cuma di Indonesia Kris. Jadi menurut saya ngga usah khawatir sama jargon KERJA PINTAR (atau pada prakteknya KERJA KERAS).

    Masalah gimana jalannya, da' kenyataan atuh... Globalisasi, turbulensi distribusi informasi dsb dsb bikin orang susah planning atau jika terus berpaku sama 1 master plan.

    Contoh:
    Saya bantuin orang (orang punya modal, punya segala lho...) bikin Business Plan udah berapa kali... Pas ngejalanin nya mah, gimana nanti. Teori & science Business Plan juga sekarang mah udah sampe ke 'Planning by Doing' koq.... Jadi ngga cuma di Indonesia. Yang tersisa cuma Visi dan Misi. Objektif dan segala kuantitatifisme mah agak2 BS euy...

    All in all, bisa koq di Indonesia jadi pengusaha, jadi orang sukses, jadi masyarakat berbudaya pro aktif, jadi band sukses, jadi Great Manager... Kita di Musikator juga mencoba untuk membangun budaya itu disini, diawali di Musikator.com. Tapi sebelumnya... kalau mau cepet, kepepet dulu... Kalau udah kepepet ngga mau usaha juga ya... seperti topik diskusi ini, ngga bakal pernah bisa jadi great manager ateuhhhhhh...!

    Mimpi kaliiiiiiii...

    Posted 3 years ago #
  16. setuju sekali niy penjelasannya : berarti kalau saya bikin simple disana selain ada pengetahuan atau ilmu, ada usaha, dan pengalaman serta waktu adalah hal yang paling berharga. (ini terjadi disemua lini bidang tentunya)

    "Keluar dari rumah = ngga bergantung sama keluarga = kepepet = motivasi = bikin orang jadi usaha dan berusaha."

    selain itu mau melepaskan budaya "GENGSI" walaupun itu terkadang perlu disaat2 tertentu, tetapi layaknya dihindari, karena gengsi terkadang membuat orang tidak mau berusaha dan usaha.

    Posted 3 years ago #
  17. Betul Kris...!

    Kalo Gengsi bikin image band makin keren (dan ujungnya nambah daya jual) sih gpp. Itu namanya Gengsi Produktif.

    Tapi kalo gengsi karena takut ketauan miskin = Malu2in.

    Selain itu, mungkin juga cari TEMAN. Teman disini tuh teman, partner, atau orang yang bisa dukung kita untuk bisa merasa lebih hidup. Kalo bisa pasangan/soul mate dan Bukan sekedar 'teman'. Dalam bidang apapun, down time itu selalu ada dan jangan biarkan down time tersebut mempengaruhi kita.

    Kalo nemu teman dan atau pasangan atau partner yang dukung, wah... = PRODUKTIFITAS TAK TERKENDALI!!!!

    Yihaaaaaaaa...

    Posted 3 years ago #
  18. @nuncep..
    iyuh..q sby asli..
    ayo es ngrumpi disini...
    biarin yg lain bahas materinya..qta nggondol ilmunya aja..
    syududududu...

    @mas lowrobb..
    PRODUKTIFITAS TAK TERKENDALI...
    seandainya ku dapatkan moment itu tak hanya untuk sebuah kesenangan..
    cz partnerq skrg kompak buat hepy2...wkwkwkwk
    tapi semoga akan berlanjut untuk hal yang lebih bergunaa

    makasi ulasannya mas..rumusnya tuh mantebh..tapi aku ga yakin anak muda indonesia bisa smua ngejalaninnya..smoga yang baca termotivasi

    Posted 3 years ago #

RSS feed for this topic

Reply

You must log in to post.