Setelah beberapa pekan sebelumnya menjelajah Jawa Timur dan Jakarta, Navicula melanjutkan ekspansinya ke Jawa Tengah. Kali ini ada 4 kota yang disambangi: Boyolali, Karanganyar, Sleman, dan Wonogiri. Tournya sendiri mengambil tema yang merepresentasikan kecintaan pada lingkungan hidup, bertajuk “Cinta Bumi”. Klop sekali dengan Navicula yang memang sejak mula menapakkan kaki di blantika musik telah mengusung isu “hijau”, mengekspresikan diri sebagai institusi eco-friendly, enviromentalist sejati.
Tour—bersama Netral sebagai partner-in-crime serta band pembuka lokal cadas lawas asal Yogya, Reload—dimulai pada Kamis, 8 Mei 2008. Kota pertama adalah Boyolali. Siapa sangka jika ribuan penonton bergembira menyambut kehadiran Navicula. Kejutan yang amat menyenangkan bagi Robi & co. Ternyata di massa akar rumput—utamanya Grunge—terjadi komunikasi aktif nan intens. Navicula yang bisa dibilang distribusi album-albumnya hampir nihil menjangkau daerah semacam Boyolali, tak tahunya bukanlah kendala besar bagi penggila Seattle Sound pada khususnya dan musik Rock (yang berkualitas) pada umumnya. Mereka punya kiat sendiri untuk bisa mengkoleksi deretan tembang band asal Bali itu. Plus membuktikan kecintaannya pada Navicula dengan girang bernyanyi bersama selama pertunjukan berlangsung. Right on.
Kami surprise banget, ternyata animo penonton di sini besar sekali. Antusias banget mereka menonton konser. Untuk ukuran penonton sebanyak ini, acara ini tergolong tertib dan aman. Memang sempat terjadi pekelahian kecil antar penonton, namun sigap dilerai. Itu semua juga berkat kesigapan dan persiapan EO lokal(Rockets) serta pihak Djarum Super (Sponsor) yang bekerja secara profesional, sehingga hal-hal yang bersifat merugikan acara dapat dicegah
jelas Robi, frontman yang merangkap manajer, kepada Musikator.
Karanganyar, keesokan harinya, adalah kota ke-2. Ada kejadian menarik di konser ini. Selain paling padat penonton—versi Hardy, ketua Rockets sekaligus organizer acara ini, jumlahnya mencapai 12.000 orang—pula Bupati Karanganyar menyempatkan diri untuk hadir serta memberikan kata sambutan kepada penonton seusai Navicula menuntaskan pertunjukan.
Berikutnya, 10 Mei 2008, Sleman, sama juga. Pengunjung membludak & berdendang mengikuti setiap jengkal lirik lagu-lagu Navicula. Dankie (gitar), Indra (bas), Gembul (drum), bungah setengah tak percaya sebegitu berapi-apinya publik terhadap kehadiran Navicula. Tentu gempita itu menjadi semacam bensin segar penambah semangat personel band untuk tampil makin baik.
Tour ini bisa dibilang berjalan dengan sangat lancar, dan lebih baik dari yang kami harapkan. Senang sekali, kami bisa disambut dengan baik di sana. Rupanya promosi band di situs kami www.myspace.com/naviculabali kepada komunitas scene Grunge Jawa Tengah cukup efektif. Kami didukung oleh puluhan anggota street team Navicula dari Solo dan Jogja yang bekerja sukarela sebagai kru kami di sana. Bahkan mereka juga aktif menjadwalkan interview eksklusif buat kami di sejumlah radio-radio lokal, di sela-sela jadwal tur. Dan media cetak lokal juga mendukung acara ini. Pokoknya kami senang sekali, tour kami disana bisa sukses
tambah Robi, masih terperangah.
Rangkaian konser keliling Jawa Tengah ini sendiri bisa terlaksana adalah berkat bantuan John Paul Ivan (eks-gitaris Boomerang). Robi berkisah singkat,
Awalnya Jon Paul Ivan (eks-gitaris Boomerang) yang memperkenalkan Navicula kepada Rockets, EO major yang biasa mengurus even besar di area Jawa Tengah. Kebetulan Ivan sangat menyukai musik yang Navicula buat. Setelah menyaksikan pertunjukan live kami saat tour Navicula ke Jakarta beberapa waktu yang lalu, Ivan langsung tertarik membuatkan acara buat kita. Setelah Hardy (Rockets) mendengarkan kami, diapun sama tertarik dan datang langsung ke Bali untuk berunding dengan pihak Navicula…. dan jadilah rangkaian tur ini
Bicara kesan selama menjalani tour bersama Netral, Robi berujar positif,
Tur bareng Netral ini sangat menyenangkan. Kami saling menghargai satu sama lain, kami menginap di hotel yang sama dan mengobrol setiap paginya waktu sarapan dan malam sehabis show. Mereka orang-orangnya sangat ramah dan mereka juga menyukai musik kita. Itu merupakan penghargaan bagi kita, bisa sepanggung dengan band sesenior mereka. Kami berencana bikin tur bareng lagi 6 kota di bulan Juli, sehabis Pilkada, karena rencana awalnya kita mau dibikinin 10 kota, tapi karena tabrakan dengan jadwal Pilkada dan ijin acara, dipangkas jadi 4 kota. Sisanya lagi 6 kota masih kita rencanakan untuk dibuat nyusul. Kita lihat saja nanti, bisa-tidaknya
Selepas tour yang bisa disebut sukses besar, Navicula langsung bergegas menyelesaikan porsi mereka di album kompilasi (yang temanya masih berseru soal lingkungan, yup, that’s how Navicula are, very consistent) bertajuk Siaga Bencana.
Untuk kegiatan saat ini, kami kembali berkonsentrasi membuat materi untuk album baru, album ke-6. Moga-moga lancar bisa rilis tahun ini. Bulan Juni ini kita ikutan gabung Album Kompilasi Siaga Bencana yang didanai oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), yang memuat 14 band, seperti Naif, Samsons, The Upstairs, Mocca, Efek Rumah Kaca, Saint Loco, Franky Sahilatua, White Shoes & the Couples Company dan lain-lain, termasuk Navicula, yang dipilih mewakili Bali. Ada satu lagu baru yang baru saja selesai kami garap di Antida Studio, Bali, khusus dibuat untuk album kompilasi ini. Pengerjaan lagu baru ini dibantu oleh Gung Anom, Deni Lolot, dan Peter Heckmann, untuk proses recording, mixing dan masteringnya. Hasilnya beda dari yang sebelumnya kami pernah buat. Kami hanya pengen eksperimen sesuatu yang baru saja
pungkas Robi menutup pembicaraan.
*Seluruh foto adalah hasil jepretan Lakota Moira
Semoga Konser 6 kota berikutnya lancar jaya.
salut, selamat & sukses buat NAVICULA!
Thanks Dethu…
Udah posting berita ini, and thanks my brothers for the comments!
Yang ke depan, jadi lanjutan tur 4 kota (2 kota di-cancel) lagi tngl 6-9 Agustus. Can’t wait
hehehe!!
Peace!
salut buat navicula…
“Akubat Ulah Manusia Bumi Memanas”
Iklim Berubah, Waspada Bencana Lingkungan..
Mari Cintai Bumi
Regards
gak heran cuy…
navicula gt…hhehehehe
maju terus musik bali….
yuuk mari…
yeah Navicula memang keren!
Salut kemaren pas di Sleman!
peace,
bdg!
the best grunge!!!!!!!
fuck bra ur legend!!!!!!!
Grunge them…Lassen Sie die Welt Ihnen zuhören!
HAJAR Bro…
aku suka musik2 yang di bawakan navicula.
pokoke navicula rock tenan…………….
aku pas di alun2 karanganyar dulu tu nonton di barisan paling depan lho…………..
pokoke jaya terus buat navicula……………..
RSS feed for comments on this post · TrackBack URI
Robin Malau said,
June 21, 2008 @ 10:42 amNo surprise, you deserve it boys!