
Setelah 5 bulan 17 hari dari saat mengeluarkan album “Blacklight Shines On” – setidaknya, begitulah menurut Santi a.k.a. Goddess, sang manajer – akhirnya Koil manggung di Jakarta. Saya sendiri nggak pernah menghitungnya. Tapi, yeap, memang sudah sangat lama saya tidak menonton penampilan mereka. Terakhir? Acara-nya Equinox DMD di Barbados Café Kemang, sebelum tempat itu akhirnya ditutup.
Rabu tanggal 14 Mei 2008. Saya sudah tiba di Plaza EX tepat pukul 20.00 WIB. Hard Rock Café, tempat acara berlangsung, masih sepi. Hanya ada beberapa pengunjung yang sedang menikmati makan malamnya. Sepertinya bukan penggemar Koil. Bahkan tahu Koil pun, mungkin juga tidak. Saya masih sempat makan di dalam, sebelum akhirnya pada pukul 21.00 WIB harus stand by di pintu masuk Hard Rock Café. Ya, kali ini saya kebagian tugas mengurusi guest list dan media. Kondisi antrean di pintu masuk ternyata sudah amat sangat panjang. Lebih dari 12 meter panjangnya. Very surprising. Karena justru barisan pengantre tiket lah yang paling banyak; bukan antrean mereka yang namanya tercantum di guest list. Saya sekaligus senang. Karena ini berarti menjawab pertanyaan sinis yang sempat diajukan oleh seseorang dari pihak venue sebelumnya, “Memangnya acara ini bakal ramai?”. Hey, dude, what you see is what you got. Kurang ramai? Silakan ikut antre.

Sekilas dari luar saya bisa mendengar Ronaldisko di panggung. Ternyata penampilan Zeke and The Popo sudah lewat dan saya bahkan tidak menyadarinya. Ronaldisko membawakan lagu-lagu seperti “Enjoy The Silence”-nya Depeche Mode, “99 Luftballons”-nya Nena, pula beberapa lagu milik sendiri. Saya sempat mencuri intip sejenak. Hm. Tampaknya Ronald tidak saja mengandalkan kelucuannya. He can sings, too. Lumayan. Tapi saya tidak akan menceritakan lebih banyak karena memang saya tidak menyaksikan banyak. Sejumlah pengisi acara Extravaganza - acara komedi yang tayang di sebuah stasiun televisi swasta – seperti Aming dan Sogi, terlihat datang untuk menyaksikan penampilan Ronaldisko. O ya, tadi saya belum cerita ya? Ronald, adalah juga pengisi acara komedi tersebut.

Pukul 23.30 WIB, Koil membuka penampilannya dengan lagu “Hiburan Ringan”, disusul dengan “Kenyataan Dalam Dunia Fantasi”. Sebelumnya, Leon sempat membagikan beberapa mawar merah kepada penonton. Dengan sedikit sapaan, yang menurut saya terdengar lucu, tapi lebih karena saya nyaris tidak pernah melihat Leon berinteraksi dengan penonton. Saya lantas memperhatikan dekorasi panggung. Selain backdrop Koil “Blacklight Shines On”, ada 30 buah pesawat televisi yang disusun di sebelah kiri-kanan panggung. Entah apa yang ditampilkan. Saya sendiri kesulitan melihat dengan jelas apa yang terjadi di atas panggung. Ini rasanya, bagi saya, nyaris seperti ‘hearing session’ saja. The venue was too packed. Lebih dari 500 orang memenuhi ruangan. I hardly see anything from the stage. Hanya sesekali saya melihat kilasan bayangan beberapa personilnya. Huh!

Lusimers Deluciva, vokalis Kubik yang juga merupakan mantan istri Otong – vokalis Koil – juga nampak beberapa kali berseliweran di atas panggung. Lusimers menjadi make up artist bagi Koil di acara ini, dan juga seringkali di pembuatan videoklip Koil sebelumnya. Malam itu, dalam acara “Jack Daniel’s Global Tour presents Koil Blacklight Shines On Tour”, band yang kini beranggotakan JAV a.k.a. Otong, Donnijantoro, Imo Nasution a.k.a. Bobby, Leon Ray Legoh dan FXAJ a.k.a. Adam Vladvamp ini juga membawakan lagu-lagu dari album lama seperti “Kesepian Ini Abadi”, “Mendekati Surga”, “Lagu Hujan”, dan yang menjadi penutup yaitu “Matahari”. 2 jam Koil menampilkan salah satu penampilan terbaiknya. Kudos. Saya akan menunggu untuk menantikan konser berikutnya, that’s for sure. Menantikan kejutan-kejutan berikutnya.
Foto dari Koil Karat dan Ardianto.
“KOIL Ajibbb…!!!”, naon artina yeuh? Ajib Pangestu? Ajib Ali? Halah..
KISSMEDEADLYINDUSTRIAL + Babi Panggang lah pokonyaa!!
aku baru tahu KOIL BAND, ok banget… tolong perbanyak syair2 pembebasan dan pemberontakan biar gairah membangun bangsa yang ”adil” cepat terwujud. i love Indonesia.
koil kpan mo maen bareng RABIEZ…
OTONG
KOIL+MARILYN MANSON=INDUSTRIAL
GUE UDIL DARI BDG TEMPATNYA DI GANG LEBE…STONE MANSON
KEREN BOZZ….KEEP ROCKIN….
Koil gokill rockin neverdie
RSS feed for comments on this post · TrackBack URI
WishNoize said,
May 19, 2008 @ 12:07 amYup…KOIL emang luar biasa malam itu. Saya sendiri emang baru pertama liat live performance KOIL di HRC. Sebelumnya saya hanya mengagumi kekayaan musik & lirik pada lagu-lagunya.
Setelah menyaksikan Konser malam itu, bikin Saya makin tergila-gila sama KOIL.
KOIL Ajibbb…!!!