Konser Koil “Blacklight Shines On” di Jakarta
by Ade Putri on 16/05/08 at 10:09 pm

Setelah 5 bulan 17 hari dari saat mengeluarkan album “Blacklight Shines On” – setidaknya, begitulah menurut Santi a.k.a. Goddess, sang manajer – akhirnya Koil manggung di Jakarta. Saya sendiri nggak pernah menghitungnya. Tapi, yeap, memang sudah sangat lama saya tidak menonton penampilan mereka. Terakhir? Acara-nya Equinox DMD di Barbados Café Kemang, sebelum tempat itu akhirnya ditutup.
Rabu tanggal 14 Mei 2008. Saya sudah tiba di Plaza EX tepat pukul 20.00 WIB. Hard Rock Café, tempat acara berlangsung, masih sepi. Hanya ada beberapa pengunjung yang sedang menikmati makan malamnya. Sepertinya bukan penggemar Koil. Bahkan tahu Koil pun, mungkin juga tidak. Saya masih sempat makan di dalam, sebelum akhirnya pada pukul 21.00 WIB harus stand by di pintu masuk Hard Rock Café. Ya, kali ini saya kebagian tugas mengurusi guest list dan media. Kondisi antrean di pintu masuk ternyata sudah amat sangat panjang. Lebih dari 12 meter panjangnya. Very surprising. Karena justru barisan pengantre tiket lah yang paling banyak; bukan antrean mereka yang namanya tercantum di guest list. Saya sekaligus senang. Karena ini berarti menjawab pertanyaan sinis yang sempat diajukan oleh seseorang dari pihak venue sebelumnya, “Memangnya acara ini bakal ramai?”. Hey, dude, what you see is what you got. Kurang ramai? Silakan ikut antre.

Sekilas dari luar saya bisa mendengar Ronaldisko di panggung. Ternyata penampilan Zeke and The Popo sudah lewat dan saya bahkan tidak menyadarinya. Ronaldisko membawakan lagu-lagu seperti “Enjoy The Silence”-nya Depeche Mode, “99 Luftballons”-nya Nena, pula beberapa lagu milik sendiri. Saya sempat mencuri intip sejenak. Hm. Tampaknya Ronald tidak saja mengandalkan kelucuannya. He can sings, too. Lumayan. Tapi saya tidak akan menceritakan lebih banyak karena memang saya tidak menyaksikan banyak. Sejumlah pengisi acara Extravaganza – acara komedi yang tayang di sebuah stasiun televisi swasta – seperti Aming dan Sogi, terlihat datang untuk menyaksikan penampilan Ronaldisko. O ya, tadi saya belum cerita ya? Ronald, adalah juga pengisi acara komedi tersebut.

Pukul 23.30 WIB, Koil membuka penampilannya dengan lagu “Hiburan Ringan”, disusul dengan “Kenyataan Dalam Dunia Fantasi”. Sebelumnya, Leon sempat membagikan beberapa mawar merah kepada penonton. Dengan sedikit sapaan, yang menurut saya terdengar lucu, tapi lebih karena saya nyaris tidak pernah melihat Leon berinteraksi dengan penonton. Saya lantas memperhatikan dekorasi panggung. Selain backdrop Koil “Blacklight Shines On”, ada 30 buah pesawat televisi yang disusun di sebelah kiri-kanan panggung. Entah apa yang ditampilkan. Saya sendiri kesulitan melihat dengan jelas apa yang terjadi di atas panggung. Ini rasanya, bagi saya, nyaris seperti ‘hearing session’ saja. The venue was too packed. Lebih dari 500 orang memenuhi ruangan. I hardly see anything from the stage. Hanya sesekali saya melihat kilasan bayangan beberapa personilnya. Huh!

Lusimers Deluciva, vokalis Kubik yang juga merupakan mantan istri Otong – vokalis Koil – juga nampak beberapa kali berseliweran di atas panggung. Lusimers menjadi make up artist bagi Koil di acara ini, dan juga seringkali di pembuatan videoklip Koil sebelumnya. Malam itu, dalam acara “Jack Daniel’s Global Tour presents Koil Blacklight Shines On Tour”, band yang kini beranggotakan JAV a.k.a. Otong, Donnijantoro, Imo Nasution a.k.a. Bobby, Leon Ray Legoh dan FXAJ a.k.a. Adam Vladvamp ini juga membawakan lagu-lagu dari album lama seperti “Kesepian Ini Abadi”, “Mendekati Surga”, “Lagu Hujan”, dan yang menjadi penutup yaitu “Matahari”. 2 jam Koil menampilkan salah satu penampilan terbaiknya. Kudos. Saya akan menunggu untuk menantikan konser berikutnya, that’s for sure. Menantikan kejutan-kejutan berikutnya.
Foto dari Koil Karat dan Ardianto.


14 Komentar
WishNoize
May 19th, 2008
Yup…KOIL emang luar biasa malam itu. Saya sendiri emang baru pertama liat live performance KOIL di HRC. Sebelumnya saya hanya mengagumi kekayaan musik & lirik pada lagu-lagunya.
Setelah menyaksikan Konser malam itu, bikin Saya makin tergila-gila sama KOIL.
KOIL Ajibbb…!!!
Balas
Steveskinn
Oct 2nd, 2008
“KOIL Ajibbb…!!!”, naon artina yeuh? Ajib Pangestu? Ajib Ali? Halah..
KISSMEDEADLYINDUSTRIAL + Babi Panggang lah pokonyaa!!
Balas
dimas pangestu
Dec 5th, 2008
aku baru tahu KOIL BAND, ok banget… tolong perbanyak syair2 pembebasan dan pemberontakan biar gairah membangun bangsa yang ”adil” cepat terwujud. i love Indonesia.
Balas
days manson
Dec 18th, 2008
koil kpan mo maen bareng RABIEZ…
Balas
days manson
Dec 18th, 2008
OTONG
Balas
days manson
Dec 18th, 2008
KOIL+MARILYN MANSON=INDUSTRIAL
GUE UDIL DARI BDG TEMPATNYA DI GANG LEBE…STONE MANSON
Balas
kris
Dec 28th, 2008
KEREN BOZZ….KEEP ROCKIN….
Balas
THOmas
Jan 4th, 2009
Koil gokill rockin neverdie
Balas
Gun
Mar 5th, 2009
Koil lives again.. Salut banget ama ini band, sepertinya idealis musik dan liriknya mantap
Balas
BIMZ
Mar 17th, 2009
KOIL..! ALBUM MEGALOBLAST TETAP GAHAR..SALUTE..GILAK..JELAS ARAHNYA ! LIRIK, KOMPOSISI MUSIK, SOUND FX, VOCAL GROWL…SAMPAI HARI INI MEGALOBLAST TETAP DITELINGAKU SBAGAI PEMICU SMANGAT…BLACKLIGHT KURANG GAHAR..TERDNGAR BINGUNG DN BIMBANG ARAHNYA…THE INDUSTRIAL BACK FROM THE DEATH…
Balas
BIMZ
Mar 17th, 2009
KEEP THE INDUSTRIAL SHINE ON MAN…
WHERE IS THE MAGALOBLAST SPIRIT?
GHOTIC..?
Balas
ponx
Nov 11th, 2009
Tong Kapan Maen ke Karawang
Balas
indra sepulcore
Nov 14th, 2009
keren mantap banget gw suka gaya mu boooooosssssssssssssss kapan mau tampil dikota palembang…………………….
Balas
Emg024
Jun 3rd, 2010
kewren abiiieezzz dah
Balas
Silahkan Berkomentar