Made, Kristian & Media Perubahan
by Rudolf Dethu on 06/01/10 at 1:45 pm
Apa jadinya jika seniman muda berbakat Bali yang juga gitaris Geekssmile, Made Bayak, baku apresiasi seni dengan profesor musik asal Amrik, Dr. Kristian Twombly? Untuk membunuh penasaran, datang dan saksikan saja langsung pameran multimedia eksperimental “Seni Sebagai Media Perubahan” di Art Cafe, Seminyak, Bali, pada 9 Januari 2010, mulai jam 7 malam. Ya, gratis.

Simak karya instalasi Bayak bertajuk “Amarahmu adalah Anugrah.”

Pula “T.S.P. Repainted Object Series.”
Baca juga berita pers pertunjukan ini:
Art Café, Seminyak membuka pameran multimedia eksperimental
“Seni Sebagai Media Perubahan”
Art Café di Seminyak, Bali, akan menampilkan pameran baru yang provokatif selama bulan Januari 2010 oleh seorang seniman asal Gianyar, Made Muliana Bayak. “Seni Sebagai Media Perubahan” adalah gubahan multimedia menggunakan lukisan, karya tiga-dimensi dan instalasi bunyi, yang akan dibuka di galeri Art Café pada tanggal 9 Januari 2010.
Acara pembukaan pameran akan diwarnai instalasi bunyi kolaboratif yang menggali hubungan antara seni visual dan musik. Made Muliana Bayak bekerja sama dengan seorang komposer asal Amerika dan profesor musik, Dr. Kristian Twombly, untuk menciptakan suatu peristiwa “immersive sound.” Dr. Twombly tengah berada di Bali atas dukungan hibah dari universitasnya dalam rangka menciptakan karya baru dengan seniman visual dan pertunjukan lokal. Selama acara pembukaan, dua mikrofon akan merekam petikan improvisasi gitar solo oleh Bayak dan bebunyian acak di ruang pameran. Pola-pola ritmis yang sudah direkam sebelumnya dari lingkungan alamiah seniman kemudian digubah oleh Twombly dan digabungkan dengan permainan hidup untuk menghasilkan suatu pengalaman multimedia interaktif oleh kedua seniman ini.
Konsep “Seni Sebagai Media Perubahan” lahir dari eksplorasi sepanjang karir Bayak terhadap ragam seni visual Bali. Sebagai lulusan ISI Denpasar, Bayak mengamati adanya kecenderungan dukungan terhadap karya seni yang memiliki nilai pasar tinggi ketimbang karya eksperimental, dengan mengorbankan keragaman eksplorasi artistik. Sebagai misal, mahasiswa didorong untuk menguasai gaya-gaya lukis yang dianggap laku bagi industri pariwisata Bali, sehingga mengesampingkan eksplorsasi yang lain. Ketimbang mengusulkan mana trend yang lebih baik untuk seni Bali, cuplikan-cuplikan yang disajikan dalam pameran ini lebih merupakan cerminan pertanyaan Bayak, “Apakah kita hanya mau cari duit dengan seni, ataukah kita mau melakukan lebih dari itu?”
Namun perenungan tentang tujuan artistik hanyalah satu hal yang hendak diusulkan oleh pameran Bayak. Sang seniman juga berharap untuk membantu mewujudkan perubahan sosial yang positif, khususnya di daerah asalnya, Sukawati, Gianyar. Bermitra dengan Yayasan Anak Tangguh Gianyar dan Art Café, Bayak akan menyumbangkan sebagian hasil penjualan karyanya selama pameran untuk memajukan pendidikan kritis di sekolah-sekolah yang kekurangan dana.
Karya Bayak sudah pernah dipamerkan dalam pameran di Galeri Nasional, Jakarta; Pusat Kebudayaan Prancis, Jakarta; Taman Budaya, Jogjakarta; Museum Negeri Bali, Denpasar; Gaya Fusion of Sense Gallery, Ubud; Klinik Seni Taxu Art Space, Denpasar; Nava Gallery, Denpasar; Taman Budaya Art Centre, Denpasar; dan Institut Seni Indonesia, Denpasar. Pameran tunggal perdananya, “Art for Artist’s Sake,” digelar pada tahun 2008 di Sika Gallery, Ubud. Instalasi khusus pernah ia gelar di Indonesian Art Festival di Surabaya, International Earth Conference di Nusa Dua, dan prakarsa daur ulang, “Clean Up Bali,” di the Radisson Hotel di Kuta. Bayak juga adalah pemetik gitar band indie Bali Geekssmile.
“Seni Sebagai Media Perubahan” akan dibuka pada hari Sabtu, 9 Januari 2010 pukul 19:00 dan akan berlangsung sampai 31 Januari 2010.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi
Art Café
Jalan Sari Dewi 17 (di seberang the Elysian)
Seminyak, Bali
0361 736 751; 081 139 6361
iloveartcafe@gmail.com



5 Komentar
yaya
Feb 2nd, 2010
waduh gwa telat neh…????
Balas
kotz.four
May 17th, 2010
kapan ya ada lagii???
Balas
fajar
Jun 4th, 2010
mmmh… idem
Balas
kodrat
Jul 16th, 2010
Hayahh!! gw juga..
Balas
bracuk
Dec 10th, 2011
mantap……………………
Balas
Silahkan Berkomentar