Miscellaneous Ramblings and Internet Thingy

Pic by Menetekel

Sore tadi, Musikator Dot Com mendapat kehormatan. Kami dapet email dari rekan Aribowo Sangkoyo yang isinya begini:

Mau nyumbang resensi buku boleh ga? ambil aja di:

http://sayapimaji.multiply.com/reviews/item/23/Nietzsche_membunuh_tuhan_Crass_membunuh_punk_The_Story_of_the_Crass_-_George_Berger

thanks,
-Bowo

Saya langsung cek ke link yang Bowo beri dan saya lihat sebuah resensi sebuah buku yang mendalam dan bukan recehan. Dalam hati saya, damn, this dude can write. Tetapi sayangnya, Musikator is at internet business dan we should play by the rules.

Rules apa yang sedang saya bicarakan? Duplicate Content.

What’s that?

Duplicate Content secara sederhana adalah sebuah rangkaian teks (content) yang sama, persis atau mirip banget, yang ditemukan di publish di lebih dari 1 website.

Permasalahannya adalah, lebih dari 60% pengunjung Musikator Dot Com berasal dari Search Engine, dan 90% dari pengunjung Search Engine tersebut berasal dari Google.

Dari aspek teknologi; Google hate duplicate content, dari aspek attitude; we fucking hate thiefs. Meski ‘hanya’ berurusan dengan mesin logaritma search engine, kami ngga mau disangka pencuri.

Bagaimana Google mengidentifikasi Duplicate Content?

Setahu saya, mereka memiliki sistem logaritma yang menentukan ranking di hasil pencariannya. Jika sebuah website memiliki banyak content yang sama dengan website lain (duplicate content), lama kelamaan, Google bisa punish website tersebut. Jika Musikator Dot Com di punish, hingga kami mendapat ranking yang rendah di Google dalam banyak kata kunci, we will lose most of our traffic and everyone will suffer. The once cool idea of having komunitas online will be varnished, dead, end, fucked.

Contoh kongkrit:

Coba klik link ini (klik). Pembaca dan Pelanggan Newsletter Musikator Dot Com pasti tahu bahwa Musisi Hanya Perlu 1000 Fans Setia aslinya adalah tulisan saya. But this dude from Bengkel Musik stole the fucking shit tanpa link balik ke artikel aslinya. Sayangnya, Google ngga bisa mengindentifikasi bahwa artikel tersebut orisinilnya di publish di Musikator Dot Com, sehingga artikel (yang sama) di Bengkel Musik, yang domainnya sudah lebih tua daripada Musikator.com, lebih dipercaya hingga ranking untuk kata kunci tersebut menampilkan seolah-olah Bengkel Musik yang duluan publish artikelnya. It’s a shame, really.

Maka dari itu, jika saya tidak tahu masalah Duplicate Content, saya akan serta merta ambil artikel Bowo dan paste di Musikator Dot Com. Why not, it’s a damn good review. But apparently WE CAN’T (or simply we don’t want to…).

Intinya Musikator ingin bertahan selama mungkin, bahkan tumbuh kembang dan menancapkan gigi (serem amat…) di blantika musik Indonesia. Maka dari itu, kami terpaksa menolak memasukkan tulisan Bowo ke Musikator Dot Com and play by the rules of the big G. I know i sounds lame, tapi kami telah memilih strategi seimbang yang memenangkan semua pihak untuk jangka panjang.

Tambahan. Saat Dethu tahu Bowo submit artikelnya, respon Dethu adalah:

Dude, Bowo (Sayap Imaji) ini keren banget tulisannya. Gue pernah baca beberapa tulisan dia. Musikator harus bangga ketika seorang Sayap Imaji bahkan menawarkan dirinya untuk kontribusi di Musikator.

Damn, Dethu is right. It was a big decision to reject tulisan Bowo. We’re sorry for that.

Bowo, dude, artikel ini untuk menghargai kamu dan tulisan kamu. We thank you untuk mau repot-repot submit artikel ke Musikator Dot Com. Untuk itu, yang tertarik, bisa klik link ini (klik disini) untuk membaca tulisan Bowo. It’s a freaking cool book review.

Sebagai penutup, kami terbuka 24 jam untuk siapa saja yang punya tulisan musik bagus dan belum pernah di publish di website lain. We want the best because we want to be the best. It’s that simple. Terimakasih sudah baca tulisan ngawur ini.

Share, Care and Welfare.


made.junes said,

June 13, 2008 @ 10:13 am

sedikit koreksi bro, algoritma not logaritma…

Robin Malau said,

June 13, 2008 @ 10:51 am

I’m careless. Thanks Made.

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI


Ada Pendapat? Silahkan berkomentar. Gratis, Bebas, Bertanggung Jawab dan sesuai dengan Kebijakan Komentar Musikator Dot Com. Cheers!