
Picture by NotSoGoodPhotography
Seringkali, seorang musisi bermimpi menjadi sebesar Rolling Stones. Padahal, lebih kecil dari Rolling Stones selama masih bisa hidup makmur kenapa tidak? Sehubungan dengan itu, musisi seringkali merasa gagal jika tidak menjadi band terbesar di dunia. Padahal, ada banyak parameter yang menandakan seorang musisi atau sebuah band itu masuk kategori sukses atau tidak. Maka dari itu, menurut logika bisnis modern, musisi hanya perlu 1.000 fans setia untuk melanjutkan hidup, tidak selalu perlu 1 juta.
Logika nya begini, jika saja 1.000 fans setia itu membeli semua rilisan band kamu, semua merchandise kamu dan datang dan membayar semua konser kamu. Kamu mengeluarkan album 1 kali 1 tahun, mengeluarkan merchandise baru 3 bulan sekali dan konser seminggu sekali. Jika tidak salah, penghasilan dari kaset 1.000 x 15.000,- = 15.000.000,-, penjualan merchandise Rp 60.000,- x 1000 x 4 (3 bulan sekali) = Rp 240.000.000,- dan pendapatan manggung 2.000.000 x 4 x 12 bulan = Rp 96.000.000,-. Dengan demikian total pendapatan kotor band kamu setahun adalah Rp 351.000.000,- setahun, jadi rata-rata penghasilan sehari adalah Rp 961.643,83,-.
Mencapai penggemar 1.000 orang adalah tujuan yang ‘feasible’ atau masuk akal untuk dikejar. Jika kamu menambah 1 fans 1 hari, berarti anda hanya butuh 3 tahun untuk mencapainya. Bayangkan pula bahwa 1.000 orang itu adalah ‘True Fans’, yang sangat apresiatif akan karya musik kamu dan di lain pihak menyenangkan hati mereka adalah sesuatu yang akan kamu lakukan dengan sepenuh hati.
Kuncinya adalah memelihara kontak langsung dengan fans kamu. Mungkin mereka akan masuk ke backstage tempat kamu manggung, membeli langsung kaset dan merchandise dari website kamu, dan stay in touch lewat email setiap hari. Kamu juga akan mendapat keuntungan dari feedback mereka akan hasil karya dan produk kamu secara direct!
Perkembangan teknologi komunikasi akhir-akhir ini terutama Blog dan RSS Feed memungkinkan siklus penciptaan fans setia. Bahkan, jika kamu terus menerus melakukannya bukan tidak mungkin band kamu mencapai 1 juta fans, sebagai bonus.
Semua ini dapat kamu capai dengan one step at a time.
Sudah terlihatkah masa depan kamu yang cerah? Mudah-mudahan artikel ini berguna.
Artikel ini terinspirasi dari riset serta pengalaman sendiri, tulisan Kevin Kelly, mantan editor Wired Magazine, 1.000 True Fans dan buku The Long Tail: Why The Future of Business is Selling Less of More dari Chris Anderson.
Cheers bro, semoga berguna.
Saya sangat setuju.Tulisan anda sangat hebat, juga sangat menyadarkan..hehe..Saya menunggu tulisan-tulisan anda berikutnya.
satu hal lagi band harus punya manajemen yang mumpuni dalam membaca setiap kesempatan dan mampu membuat plan yang baik,band bagus banyak tapi band yang sadar akan arti penting sebuah manajemen itu sedikit,itulah kenapa hanya sedikit yang maju
Wahh…jadi tambah semangat utk mendampingi band sebagai manager hehehe
karena perhitungan ini benar-benar masuk akal dan realistis..Salute untuk penulis !! mengutip tulisan Yoyok ’saya juga ikutan ngantri menunggu tulisan anda selanjutnya’..hampir lupa..saya coba subscribe utk langganan newsletter koq susah ya? tolong dibantu…
Novie,
Nanti akan ada email dari confirmations@emailenfuego.com ke email kamu. Kalo ngga ada coba di cek di folder BULK.
Kamu harus klik link yang disediakan untuk verifikasi. Setelah itu, kamu sudah otomatis berlangganan newsletter-nya Musikator Dot Com.
Cheers.
heheheee…asik ya kaloo getooo
moga aja banyak yg terinspirasi n lebih ngembangin apa bakat n mau mereka..
bukan cuma jadi ‘wanna be-wanna be’ ga jelass
membaca tulisan bung jappy, saya jadi sadar, bahwa memang manajer band (manajemen) itu PENTING bukan main ya. karena memang sih, kenyataannya yg saya liat, banyak band yg bagus banget secara musikalitas & talenta, tetapi SAYANGnya, segi promosi & bisnis mereka kurang, karena mereka ngga ada/dapet manajer, apalagi yg bagus!
dan sejujurnya, kita adalah salah satunya yg masih sangat struggle utk mencari manajer.. kita adalah Ozone Inc., band indie yg masih baru (terbentuk Januari 2008), tetapi di setiap acara yg kita ikuti selama ini, respons selalu sangat positif, berhubung lagu2 kita terbilang ‘unik’ & rada style agak ‘jepang2′ jazz campur rock campur pop (bisa di-cek di Friendster kami).
tapi ya itulah….anak2 band kebanyakan uda pada kerja semua (jadi band pas di weekend), dan kita juga sampai sekarang blum ada manajer (alias jalan sendiri), sangat susah sekali. kadang sampai hampir menyerah! ..padahal materi kita banyak yg bilang bagus2 banget..
mungkin ada yg bisa membantu?
bung Robin Malau sendiri bagaimana? mungkin tertarik utk me-manajeri kita? ![]()
btw, kita domisili di jakarta kok.
bisa langsung email saya di : nikiwonoto@gmail.com , atau sms/telp di 0816-998-031 .
i’d really appreciate it!
arigatou/terima kasih!
Hi Niki,
Terimakasih penawarannya.
Saya sudah pensiun total dari main musik dan manajemen band. Tapi saya ngga pensiun dari musik, makanya saya sama Dethu dan Igo membuat Musikator Dot Com.
Mudah-mudahan ada yang lihat Ozone Inc. disini, kalau mau memberi informasi lebih lengkap cobain ke Halaman Daftar isi formulir. Dan kalau Redaksi ok, band kamu bisa dibahas Musikator.
Semoga cukup membantu.
Cheers.
RSS feed for comments on this post · TrackBack URI
harlan boer said,
April 8, 2008 @ 11:56 amTulisan yang sangat bagus. Sederhana tapi hebat. Inspiratif.