Nymphea: Malaikat Cadas

Nymphea at launching party "Malaikatmu" at HRC

Bagi Musikator, Nymphea adalah sebentuk anomali yang mencerahkan. Satu dari sejumlah kecil titik terang yang menyeruak dari kegelapan rimba band-band cengeng tipikal Melayu. Tak cuma itu, saya—mewakili Musikator—berani bilang bahwa musik Indonesia butuh Nymphea. Huh? Well, look, coba deh simak sekitar, kapan sih terakhir kali kita mendengar teriakan bertenaga dari seorang lady rocker? Benar, sudah lebih dari satu dekade kita tak lagi dihibur oleh biduan perempuan berkarakter suara lebar, tinggi dan garang. Nusantara sedang paceklik generasi penerus Sylvia Saartje, Euis Darliah, Nicky Astria, Anggun C. Sasmi (pre-Anggun era), dan sebangsanya. Vokalis wanita yang beredar di blantika musik Indonesia sekarang yang berani bermain-main dengan aroma rock dominan memilih koridor aman: kadar popnya kental, pekat distorsinya nanggung, temanya berputar di sekitar cinta nan picisan. Jikapun ada kaum hawa yang mengusung musik ekstra cadas, lingkupnya cenderung bawah tanah, daya gegarnya cuma ngefek ke sebagian kecil orang saja. Pendeknya, predikat lady rocker (dalam standar Nicky Astria-esque) belumlah layak disematkan ke mereka. Dan tampaknya kemunculan Sari, frontwoman Nymphea, akan sanggup membebaskan kebuntuan yang terjadi selama ini.

Discotion Pill at launching party Nymphea "Malaikatmu" at HRC
Discotion Pill

Kilau harapan tersebut mencuat berbinar saat pesta peluncuran album perdana Nymphea Malaikatmu di Hard Rock Cafe (HRC) Bali, 13 Agustus 2008 silam. Sari sakti membuktikan kepiawaiannya bersenandung. Nymphea solid menunjukkan keapikan permainan mereka di hadapan ratusan penonton (300+ orang?) yang hadir malam itu. Walau kemampuan duo Sogol & Sari masih belum jago, masih agak kagok dalam hal menjalin komunikasi dengan penonton, tapi bukanlah sebuah kendala kolosal. Sama seperti penyiar radio, alah bisa karena biasa. Practice makes perfect. Gak masalah. Makin banyak pengalaman manggung di acara-acara prestisius, niscaya akan makin paham bagaimana membangun jembatan interaksi yang hangat dan cair. Umumnya seperti itu. Di aspek yang lain mah Nymphea sudah amat siap. Kualitas vokal mumpuni. Band sudah lumayan tight. Lirik menarik. Tinggal tancap gas. Tergantung Dewi Fortuna, apa nantinya lekat berpihak kepada band asal Denpasar ini atau tidak. Waktu yang akan menjawabnya.

Scared of Bums at launching party Nymphea "Malaikatmu" at HRC

Scared of Bums

Toxictoast at launching party Nymphea "Malaikatmu" at HRC
Toxictoast

Keseluruhan acara launching party tersebut juga duhai menggembirakan. Terima kasih musti besar diberikan kepada pihak HRC yang begitu akomodatif terhadap saran dan masukan dari Musikator & Manajemen Nymphea. Dengan sigap nan beraninya HRC Bali menyetujui usulan agar harga tiket ditekan hingga seharga Rp 35 ribu saja. Dan itu sudah termasuk bir serta sebungkus rokok (whoa!). Sebagai perbandingan, “Hard Rock University” yang bisa dibilang adalah acara HRC yang tiketnya paling “murah”, itu aja harganya masih di atas Rp 50 ribu. Dan gak dapet bir dan/atau rokok. Sudah begitu, jelas, imej mahal belum bisa ditanggalkan dari HRC. Tapi kalo Rp 35 ribu dapet bir dan rokok? Dude, untuk standar HRC itu sih sungguh murah. Entah karena strategi macam begitu terbukti manjur mendatangkan pengunjung lebih banyak atau karena faktor lain, yang jelas Rabu itu, ketika Discotion Pill naik panggung menjadi band pembuka pertama, jumlah orang yang hadir telah melebihi jumlah penonton Rufio beberapa minggu sebelumnya. Giliran Scared of Bums tampil beraksi, tambah banyak aja yang datang. Siapa bilang band indie lokal tak mampu unjuk gigi di HRC Bali? Saya pikir dengan kombinasi antara band indie lokal yang berkelas dan harga tiket yang relatif terjangkau + promosi yang baik most likely bakal efektif mendatangkan banyak orang. Biar kata di HRC Bali—yang identik dengan citra “mahal”—sekalipun.

Cinta picisan tipikal Melayu, tolong minggir dulu. Beri jalan pada Nymphea untuk menggebu maju!

*Seluruh foto adalah hasil jepretan Bono


madéjunés said,

August 23, 2008 @ 10:50 am

hidup Nymphea!!!

igo said,

August 23, 2008 @ 11:21 am

Selamat buat NYMPHEA! Sukses buat album Malaikatmu!
Sukses juga buat promo kalian di Malang & Surabaya, ya…
Angkat & Adu Gelas! Ting!!!

Prima boogie said,

August 23, 2008 @ 10:44 pm

di tunggu 2nd vid nya.

cietra said,

August 25, 2008 @ 5:22 pm

hidup DP..
lho?

devianti said,

August 26, 2008 @ 11:20 am

nusantara mungkin butuh sari, but definately not the band.Find other more skillfull player to support suara gaharnya sari. then it’s worthed. discotion pill mirip banget ama “boom boom satellite” (the electro band from Japan), can you make your own?

adjie said,

August 26, 2008 @ 6:32 pm

Nymphea..sukses buat albumnya..
cheers..

sutan faisal said,

August 31, 2008 @ 6:10 pm

nymphea heheheheh kerennnnn kebetulan dah punya cdnya

sari said,

September 1, 2008 @ 2:58 pm

hellow…
tenkyu.. ga nyangkaa.. ternyata banyak jg yah yg mau support kita.. hehehehehehe…
sari tersanjung nie… :P
(lady rocker? wow!)
hmm.. thx juga buat comment dr devianti.. yah.. we will try harder.. we r learning.. always learning.. nothing is perfect.. but nothing is impossible either.. tetep dukung biar kita bs lbh maju lg yaa.. :)

hidup musikator!!!!

cheerrrzzz….

sarinymph said,

September 1, 2008 @ 3:23 pm

ei ei…
nu username.. uda ngisi gravatar niehh.. hehe..
(pameerr….)

dankie said,

September 1, 2008 @ 3:33 pm

Kuk…Foto yg mana tuh? asiklah.

erix soekamti said,

September 9, 2008 @ 12:21 am

wah skrng tiap pagi gak ada yg nemenin aku makan soto… waahahahah..
kalian ternyata ngangenin ya.
buat dhany: mana tanggung jawabmu?? km sdh bikin cew jogja menangis..

sari said,

September 9, 2008 @ 7:08 pm

waaaaa… om erix…
iya niehh… dah mulai kangen jg nie ma om.. (kyanya) hwehehehehehhee…
ktanya mau ke bali?? ko yg dtg cm rintho ma ika??
huh.. om erix boong! sedih! hehehehe

piss…
:D

putri said,

September 22, 2008 @ 10:52 pm

aku dah punya cd na.,i like the spirit,mungkin yang perlu dibenahi arransemennya aja.. ama chord2 kalo bisa lebih progresif (semua track kyk na 3 jurus ya :) ). but anyway, i like malaikatmu. vocal na ok bangets, melody gtr na bikin gimana gitu.. salam kenal buat sari (vocal na kan?)

YaN_EmO said,

October 20, 2008 @ 2:07 pm

WaW VokALisNya EMo GuRL Bgt…. W NGeFanZ Ma u N SmOa PerSoNILnya….wkwkkkwk… teRus BerKArYA Yaaaa..

detra said,

October 29, 2008 @ 3:07 pm

Sari…. i like your style… keep it Rock Girl…

maju Nhympea!!!

detra said,

October 29, 2008 @ 3:13 pm

Kpn nie Nhympea manggung lagi…????

waktu Honda Beat Safety riding city tour itu aq cuman bs ntn pas check soundnya aja… hiks :(

tp gp2 deh…

keep rock guys..!!

yoga_PIS said,

November 1, 2008 @ 6:09 pm

Nymphea…………..
luph u…………….
enak2 bgt lagunya………..

jgn patah Berkarya……….

EeEe_kh4 said,

November 4, 2008 @ 11:05 am

Nymphea d’beZt..Cay0o..V0kal sari n atraksi pangGunG Xan kweReEn..T’ak

ZACKY said,

December 12, 2008 @ 4:44 pm

…BUAT SMUA TMEN NYMPHEA PIZZ N DRUNK

krisna said,

December 20, 2008 @ 11:45 pm

senangnya liat nymphea sukses kyk sekarang krn aq udh ikut mreka dr awal. FROM NOTHING TO SOMETHING.

tetep semangat ya.

wish u all the best guys……..

stylo said,

December 30, 2008 @ 12:24 pm

waaaaaaaahhhh nymphea emank paling toooopp……..

seru2……

krg puas kmrin,,, msk cma stgh jam saja manggung nya

oiaa,,, apa nymphea punya blog,, gw mw koleksi foto nymphea nee….

tmen gw tergila2 dgn nymphea neeeeeeeh,,,,,,,

mohon tmen2 yg punya blog na ato website na,,,

di beritahu……..

thanksss………….

salam kenal buat tmen2…….

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI


Ada Pendapat? Silahkan berkomentar. Gratis, Bebas, Bertanggung Jawab dan sesuai dengan Kebijakan Komentar Musikator Dot Com. Cheers!