Mencintai Badai
Di panggung beralas kain hitam tidak tampak botol minuman atau gelas berisi air. Bahkan, beberapa meter di luar jangkauannya. Usai acara pun perempuan bergaun pink itu hanya terlihat menenggak air mineral gelas. Bukan berderet-deret botol seperti layaknya di konser pop yang sering Anda lihat. Namun seluruh suara yang terdengar tetap mendarat mulus di telinga tanpa [...]
Baca selanjutnya...WTF: Anagrammatic Pop Pseudonym
Bagi sejawat Musikatorians penyuka tembang cadas pasti familiar dengan Iggy Pop dan Nikki Sixx, bukan? Iggy Pop era The Stooges Nikki Sixx—ayo tebak yang mana—di kala muda Jika mengaku penggemar Hip Hop jelas kenal dengan Ol’ Dirty Bastard dong? Ol’ Dirty Bastard pasca Wu-Tang Clan Untuk skala lokal, tentu mengakrabi seniman mbeling mantan redaktur majalah [...]
Baca selanjutnya...100 Vokalis Metal Terbesar Sepanjang Masa
Saat iseng berselancar di jagat virtual, saya menemukan daftar yang dibikin oleh Hit Parader: Top 100 Metal Vocalists of All Time. Majalah terbitan Amerika Serikat yang telah terbit sejak 1943 ini—entah sekarang masih eksis atau tidak, wallahuallam, sebab edisi terakhir yang saya bisa lacak adalah November 2008—memang terkenal doyan bikin aneka peringkat. Top 100 Guitarists, [...]
Baca selanjutnya...Galeri Foto “Pesta Serigala”
Di halaman ini ditampilkan kumpulan foto dari acara beringas yang diselenggarakan pada 31 Mei 2009, di klub Blue Eyes, Sanur, Bali. Kolektif-kolektif cadas yang tampil adalah Seringai, Navicula, Parau, Scared of Bums & Behind the Wall. Acaranya sendiri sukses besar mendatangkan banyak Serigala Militia. Iya, rupanya fans Seringai di Bali makin hari makin melimpah. Terbukti [...]
Baca selanjutnya...The Hydrant ~ Bali Bandidos Eurobilly Tour 2009
Berita Pers Ditulis oleh Rudolf Dethu Butuh hampir tiga tahun, lusinan pertemuan, seberondong pertunjukan, dan berlimpah bolak-balik surat elektronik; untuk meyakinkan sejawat Slovakia bahwa The Hydrant memang pantas untuk diberikan kesempatan tampil di ajang akbar tahunan yang telah berlangsung sejak 1997, Festival Pohoda, di Bratislava. Sungguh tak sia-sia perjuangan kolektif asal Denpasar, Bali, yang berdiri [...]
Baca selanjutnya...Sampul Album Rock Bersejarah: LOVEHUNTER
Setelah cabut dari Deep Purple, David Coverdale segera saja membentuk WHITESNAKE lalu berturut-turut merilis Snakebite serta Trouble di tahun yang sama, 1978. Namun dalam konteks sensasi—sanggup membelalakkan mata publik, to be precise—adalah karya mereka yang terbit pada 1979, Lovehunter. Chris Achilleos, sang kreator, pertama kali dikontak oleh manajemen Whitesnake. Pria kelahiran Cyprus yang bahkan tak [...]
Baca selanjutnya...Lolot: Dulu, Emocore, & Sekarang
Made Bawa. Menyebut nama itu, kemungkinan besar orang bakal bengong, bingung siapa sosok tersebut. Tapi jika menyebut satu nama ini: LOLOT, maka publik—khususnya di Bali—yang tadinya riuh menyumpahi plagiarisme D’Masiv, spontan bakal terperanjat terhenyak terdiam. Di Bali, tempatnya lahir dan dibesarkan, Lolot adalah legenda. Lebih tepat lagi: legenda hidup. Sebutan tersebut rasanya pantas disandangkan kepada [...]
Bermodal Eksistensi, Bangkutaman Sambangi Singapura
Band folk-rock asal Jogjakarta , BANGKUTAMAN, baru saja melawat ke negeri Singapura. Capaian tersebut adalah sebuah prestasi besar yang pertama kali didapatkan oleh trio ini dalam kurun waktu 10 tahun berkarir di musik independen. Kepergian mereka ke Negeri Gajah Putih ini dalam rangka memenuhi undangan dari Esplanade, salah satu kompleks gedung pertunjukan ternama di Singapura. [...]
Baca selanjutnya...Latest Band
ARI KPIN
Ari KPIN adalah kelompok musik asal Bandung yang namanya diambil dari nama salah seorang pentolannya, yaitu Ari KPIN. Mereka berkarya di jalur musikalisasi puisi. Dalam 15 tahun terakhir ini sudah 7 Album Musikalisasi puisi yang mereka keluarkan Secara individu Ari KPIN juga menulis buku “Musikalisasi Puisi (Tuntunan dan Pembelajaran)” yang diterbitkan Penerbit Hikayat Publisher – [...] Baca Selanjutnya...
TUNNETTA
Berdirinya group band TUNNETTA bukan hal yang baru bagi blantika musik Bali. Personelnya adalah para musisi yang dikenal lama sebagai home-band beberapa kafe dan memiliki banyak prestasi pada ajang-ajang festival musik Jawa-Bali. Pertemuan para personel ini yang notabene berakar dari musik beragam ini akhirnya memberi warna tersendiri bagi Tunnetta. Usaha peleburan genre musik yang konon [...] Baca Selanjutnya...
TOLBANDTOL
Sejatinya kontingen asal Denpasar ini, TOLBANDTOL, telah berdiri sejak 7 tahun silam. Malah beberapa tembangnya sudah amat kerap bersliweran mengudara di banyak radio lokal. Selain itu prestasinya juga terbilang mencorong, di antaranya masuk 10 besar Bali-Nusra A Mild Live Rising Stars pada 2007 hingga 30 besar LA Lights Indiefest wilayah Indonesia Timur di tahun 2008. [...] Baca Selanjutnya...
BLINGSATAN
Segalanya bermula pada paruh akhir 2004 ketika Arief & Amir, mantan pemain bas dan drum band legendaris Surabaya, Karpet (almarhum), mengajak serta Dave untuk membentuk kelompok musik. Saka, yang tak betah dengan pekerjaannya di Amerika Serikat, kemudian juga bergabung mengisi posisi gitar. Namun belakangan Dave berkeputusan mundur hingga jajaran personel menjadi trio—dan bertahan hingga sekarang. [...] Baca Selanjutnya...
QISHASH
Kontingen death Metal asal Jakarta, QISHASH, ini telah mulai meramaikan skena musik cadas sejak penghujung Oktober 1999. Setelah sempat beberapa kali bongkar pasang formasi dan merilis beberapa album indie yaitu Dead Punishment pada Mei 2000 serta Unseen Truth pada 2001 (yang pendistribusiannya merambah hingga Malaysia bahkan Republik Ceko), mereka kemudian memutuskan vakum dulu. Pada awal [...] Baca Selanjutnya...


Artikel Terpopuler