Robin Hutagaol: Skena Cadas Indonesia Berduka

by on 18/01/09 at 9:18 am

Ada 2 sosok Robin yang saya akrabi dan hormati—sungguh kebetulan keduanya bermarga Batak: Robin Malau dan Robin Hutagaol. Masing-masing Robin ini memiliki respek menjulang di skena cadas Nusantara. Robin Malau terkait erat dengan legenda Puppen, turut membesarkan Rocket Rockers dan Burgerkill, merupakan pencetus Musikator, serta yang termutakhir adalah membidani kelahiran Musikator TV. Sementara Robin Hutagaol kontribusinya mewarnai musik Rock— tepatnya Metal—pula melimpah: mengibarkan Noxa, terlibat di Suckerhead, wirausaha distro sukses via Ish-Kabible, pelopor tindik profesional (piercer) di Indonesia, juga kerap mendatangkan band-band megah (yang terakhir The Exploited, dan rencananya Maret depan Lamb of God).

Nama depan boleh sama, namun garis takdir tiap orang digoreskan berbeda. Itu yang terjadi pada Robin Noxa (nama aliasnya yang lebih populer dibanding nama di KTP-nya). Ajal telah menjemputnya pada subuh 17 Januari 2009. Persentuhan “final” saya dengan Robin terjadi 2 minggu kemarin. Kami berbalas surat elektronik menimbang kemungkinan kerjasama dalam penyelenggaraan konser Lamb of God. Sebelum itu, saya sempat berpelesir bersama-sama ke Singapura menonton Mötley Crüe. Yang paling saya ingat kuat adalah bagaimana lenturnya Robin Ish-Kabible (sebutan tenar ke berikutnya setelah “Robin Noxa”) berinteraksi dengan pedagang makanan di Singapura. Bercakap a la Melayu totok diucapkannya dengan amat fasih. Ketika berkomunikasi dengan staf pria yang telah berumur, Robin dengan tangkas menempatkan kata sandang “uncle” tiap kali memulai pembicaraan—dibumbui cengkok Melayu nan kental. Efeknya? Menakjubkan. Order makanan datang dengan ultra cepat. Padahal pengunjung penuh sesak saat itu. Iya, sejak peristiwa mini-tapi-unik itu beberapa di antara rombongan jemaah Mötley Crüe lalu mengadopsi gaya komunikasi tersebut dan memanggil satu sama lain dengan “uncle”.

Robin Hutagaol & Rudolf Dethu

Foto di atas adalah ketika saya dan Robin di sebuah food court outdoor maha luas di sebuah sudut Singapura. Dan di bawahnya saat Robin dan saya bersama jemaah Mötley Crüe

Robin, Dethu & Jemaah Motley Crue

Selamat jalan, uncle.

*Foto oleh Ryan Ar

_______________________________________

14 Komentar

Ade Putri

Jan 18th, 2009

Robin, selamat jalan. Gue sangat kehilangan lo. Kami semua sangat kehilangan lo, Bin. Couldn’t believe you had to go this fast. Semoga lo tenang di sana ya. Tapi, kalau lo mau berisik, it’s heaven anyway. Your new home. Kayaknya nggak akan ada yang merasa terganggu. Go ahead, make your own metal scene in heaven.

We love you, Robin Hut Boy Atur Hutagaol.
Your spirit carries on.

Balas

rippo

Jan 18th, 2009

turut berduka cita…
semoga tenang disana dan keluarga diberikan ketabahan…

Balas

yuni

Jan 18th, 2009

dear uncle robin,
Uncle Robin is my husband’s uncle..My husband told me story about him.He was very proud of his uncle who was different with other bataks man. We were shocked when somebody called us that uncle robin is passed away.

We went to Husada Hospital and we saw him lying in his bed. Opung(uncle robin’s mom) told us about the accident story: It happened when uncle Robin wanted to pick up his wife with his motorcycle, suddenly it bumped with a car (Kijang) which ran away and left uncle Robin who got bleeding on his head.some people and police brought him to hospital and put him in ICCU room. He got”coma” from Monday january 12, 2008 and finally he passed away on january 17, axactly 0n 4 AM in the morning.

Goodbye uncle Robin..May you have rest in peace in Heaven…
YCS and MSBTb

Balas

jamal Reply:

to yuni,
aku turut berdukacita tentang permegian uncle mu iaitu ROBIN HUTAGAOL…..ya semua juga sapa yang kenalinya di sluruh dunia…aku kenali robin dari tahun 2000….eventhough aku tidak slalu ataupun bergitu lama bersamanya…..tetapi aku kenali orangnya(robin) dari dalam hatinya……aku cuma boleh ketemuinya during robin akan singgah di singapore jika ada concert kebesaran ,passing by due to bisness…..walaupun sudah 1 mnth + permegiannya…..tetapi ia tetap di hati teman2-nya yang berada di singapore……
i’am really shocked bout d incident dat happen to him….due to hit n run incident…..tapi tuhan lagi menyayanginya……
to ROBIN HUTAGAOL my frend…my brother…..thank u wif a million times 4 everything….may u rest ur soul in peace up in heaven…hingga kita semua ketemu lagi bersama lo…..

jamal(s’pore)

Balas

dYaN

Jan 18th, 2009

Turut Berduka Cita…. semoga keluarga yang ditinggalkan diberi penghiburan dan tabah dari Tuhan. Tuhan memberkati.

Balas

lecir

Jan 18th, 2009

Selamat jalan Robin!

Balas

Robin Malau

Jan 19th, 2009

You got it right Dethu, namanya sama. Jadinya, gue agak2 merinding denger nama gue disebut-sebut (tapi bukan tertuju ke gue). Bikin perasaan gue akhir2 ini jadi tak menentu…

Selamat Jalan Robin, may you Rest in Peace

What do you mean? Woy! Gue masih hidup! Hehe. Ngerti kan?

Sebaliknya, kalo misalnya gue yang dipanggil duluan, kayaknya si Hutagaol deh yang bakal ngerasain perasaan gue sekarang.

Selamat jalan Hutagaol, mudah-mudahan bisa ketemu Jimi Hendrix & Paul Raven…

Balas

Putu

Jan 19th, 2009

selamat jalan om robin..

Balas

sigit

Jan 21st, 2009

Selamat jalan bang robin

Balas

Andhika Gautama

Jan 22nd, 2009

Gue Kenal Alm.Robin Hutagaol, tahun 2000 saat pameran selama seminggu di Parkir Timur Senayan.

Dia orang selalu menyapa dengan baik dan selalu murah senyum.

Setiap kali gue ke jkt, dan lihat gue, diapun selalu menyapa gue dengan baik and again dengan murah senyum.

This guy is awesome….really nice and humble.

May you rest in peace my brother….
May the angels great you with smiles and Care.

Send my regards to Morrison, Hendrix, Lennon, Muddy Waters and Brian Jones!

Balas

lovelovelove

Feb 12th, 2009

selamat jalan uncle Robin…we still love you more

Balas

jaka

Jun 17th, 2009

selamat jalan om >>>>>>>

Balas

ngakan putu "ari" ardana

Jul 6th, 2009

Salam Metal
buat Rudolf Dethu and Ryan Ar..yg udh memuat artikel ini, thanks banget…gw ngerasa juga punya pengalaman hampir mirip ama loe…kebetulan bulan oktober pas liburan lebaran gw ama Robin berdua ke S’pore, Johor, Kuala Lumpur n Bangkok barengan….
Ke S’pore gw sekalian jalan n nemenin Robin ambil tiket Motley Crue buat pesenan dari Jakarta….kita juga sempat nikmati foodcourt S’pore yg dia kyknya udh paham banget dari segi makanan n juga bahsa sana…..u rite , dia selalu bilang “uncle” utuk bicara dengan orang2 sana yg lebih tua…n salut logat melayunya totok banget doi..!!!..d S’pore kita nginep di tempat sobat almarhum , Fahmi dari grup Demisor…
Dari S’pore kita lanjut ke Johor ketemu n sempat buka puasa bareng krn undangan sobat doi juga si Fadil…they’re nice people….malamnya kita langsung lanjut by bus ke KL…..d KL sehari kita lanjut lagi ke Bangkok…d Bangkok kita ketemu Fah pengelola band Rock d kawasan Khao San Road tempat kita nginep…..kita nginep 3 hari 2 malam d Bangkok…gw inget komentarnya dia yang bilang ” orang Thailand Bahasa Inggrisnya pada cacingan..!!”..

5 hari dech gw bareng dia, sharing cerita tentang hidup masing2 n impian2 kita , sharing bed sama2, makan bareng….gw rencana mo tetep travelling ma dia…tp g nyangka moment selama 5 hari itu jadi the first n last travel gw ama dia….thanks for our great journey bro…

Grind the heaven…., u may go but the soul of you n NOXA will never die…..rest in peace mt brohter Robin…we all miss u….

Balas

erick

Jun 10th, 2010

slamat jalan kwan smoga di trima di sisi tuhan

Balas

Silahkan Berkomentar