THE ADAMS

THE ADAMS - Group Photo

Segalanya bermula di Institut Kesenian Jakarta dan band bernama Lonely pada 2001. Ketika Ario Hendarwan, Bawono “Beni” Adhiantoro, Martino “Tino” Runtukahu, dan Setyo Dwiharso, di tahun 2002 mulai makin rutin nge-jam bareng memainkan garage rock dengan penekanan penting pada harmonisasi vokal, acara kongkow-kongkow ini finalnya berujung pada terciptanya lagu yang sama sekali baru. Beralasan karena semua personelnya laki-laki, Tyo–terinspirasi oleh “Adam & Eve”–lalu mengusulkan nama The Adams. Formasi ini tidak bertahan lama. Bongkar pasang mulai terjadi. Tino dan Tyo mengundurkan diri. Beni–yang tadinya di departemen drum–beralih ke bas, dan Saleh “Ale” bin Husein serta Bimo Dwipoalam masuk bergabung.

Album penuh perdana , The Adams, terealisasi pada 2005. Dua single-nya “Konservatif” dan “Waiting” mendapat kehormatan menjadi bagian dari soundtrack film laris Janji Joni. Rombak formasi kembali terjadi. Beni dan Bimo pergi. Arfan, Kiting dan Kaka datang.

Jelang setahun, V2.05, dirilis. Sejak kemunculan album kedua ini–dibarengi inovasi signifikan pada struktur lagu dan harmoni–publik muda semakin memberi respons amat positif pada eksistensi The Adams.

Kabar terbaru, November 2007, The Adams merilis satu single “Won’t Be Easy” yang sengaja ditulis untuk disertakan di film Quickie Express.

________________________

ARTIST DETAILS
Nama: THE ADAMS
Tanggal/Tahun Berdiri: 2002
Genre: Powerpop

Personel:
1. Ario (gitar, vokal)
2. Ale (gitar, vokal latar)
3. Arfan (bas, vokal latar)
4. Kaka (synth, vokal latar)
5. Gigih (drum, vokal latar)

CONTACT
Manager/Contact Person: Indra 7 - The Adams Management
Ponsel: 0818667771
E-mail: officialadams@yahoo.com
Website/Myspace/Friendster:
www.myspace.com/theadamsbands
amp.channelv.com/theadams
Address: Jl. Brawijaya 12 no. 1, Jakarta Selatan

DISKOGRAFI
1. The Adams
Label: Aksara Records
Rilis: 2004

2. V2.05
Label: Aksara Records
Rilis: 2006

3. Kampus 24 Jam Hits (kompilasi)
Label: Kampus 24 Jam Records
Rilis: 2002

4. JKT:SKRG (kompilasi)
Label: Aksara Records
Rilis: 2003

5. Janji Joni (original soundtrack)
Lagu: Konservatif, Waiting
Label: Aksara Records
Rilis: 2005

6. Quickie Express (original soundtrack)
Lagu: Won’t Be Easy
Label: Aksara Records
Rilis: 2007

ADDITIONAL INFOS
Influenced by: The Beatles, The Beach Boys, Boyz II Men, The Rolling Stones, Iron Maiden, The Rentals, Fariz RM, Chandra Darusman

________________________

LISTEN AND DOWNLOAD THE ADAMS

 
icon for podpress  The Adams - Konservatif: Play Now | Play in Popup | Download

 
icon for podpress  The Adams - Waiting: Play Now | Play in Popup | Download


Hasief said,

March 28, 2008 @ 2:39 pm

Di foto itu masih drummer lama (Bimo, kedua dari kanan). O ya, alamat MySpace-nya http://www.myspace.com/theadamsbands (pakai ’s’ di belakang).

Musikator Dot Com said,

March 28, 2008 @ 4:05 pm

Edited, sorry. Thanks.

Rudolf Dethu said,

March 31, 2008 @ 8:07 am

Foto diambil dari mypace The Adams. Foto paling mutakhir sedang diminta ke manajemen The Adams. Trims, Hasief. Cheers -RD

Rudolf Dethu said,

April 2, 2008 @ 8:40 pm

Hasief (and all The Adams’ aficionados), foto The Adams sekarang sudah yang baik dan benar. Thanks again for your info. Cheers -RD

aBe' said,

May 31, 2008 @ 12:15 pm

the adams…cool!!!

niki said,

August 29, 2008 @ 9:15 pm

yg saya masih bingung (& penasaran) itu : bagaimana cara mereka (The Adams) dari yg dulunya nggak dikenal siapa2 (waktu zaman2 mereka masih di IKJ kongkow2) , bisa sampai akhirnya ditawarin ngisi soundtrack Janji Joni?

apakah dengan banyak nge-gigs ato ikut festival2/pensi2?
(tapi kalian pasti uda sering dengar kabar pahit band2 yg ikut festival2 toh TIDAK maju2, malah stagnan & bubar karena ‘gitu-gitu aja’ ! )

manggung dimana saja mereka, sampai akhirnya bisa di-notice (dikenal) oleh produser film Janji Joni?

bagi yg tau info lebih detail seputar hal2 diatas, tolong email saya di nikiwonoto@gmail.com ya.
terima kasih banyak!
salam musik indie indo!

Arieclassic said,

September 14, 2008 @ 1:39 pm

musik the adams musik yg alunan nadanya ke arah psichology..coba aja dengerin crashing atau tabrakan2 nada yg mereka hasilkan…klo musisi biasa mereka pasti ga bakaln bsa and malah mereka ngejek crashing nada itu…dianggapnya fals….padahal crashing nada adlh suatu hal yg paling sulit dihasilkan dan di improve dlm membuat suatu hasil karya seni…or music…thenx…

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI


Ada Pendapat? Silahkan berkomentar. Gratis, Bebas, Bertanggung Jawab dan sesuai dengan Kebijakan Komentar Musikator Dot Com. Cheers!