Tidak Takut Membakar Bulungan

by musikator on 24/07/09 at 9:02 am

Tangan mengepal ke udara. Teriak membahana, ”Individu, Individu merdeka!” Selang satu hari setelah bom di hotel J.W Marriot dan Ritz Carlton meledak, Jakarta Metal Fest diselenggarakan. Saya awalnya berpikir hasilnya akan sama saja seperti kedatangan Manchester United, gagal. Ternyata, Bulungan Outdoor, Jakarta penuh dengan ratusan metalheads yang telah membeli tiket masuk seharga Rp 25.000. Pemandangan hari itu selayaknya jargon yang berkembang di dunia maya dari causes Indonesia Unite, ”Kami tidak takut!”JakartaMetalFest2009-picJakarta Metal Fest 2009 mengibarkan spanduk dengan desain yang tidak mengesankan bergambar bajaj. Logo yang tergolong aneh untuk mewakili Jakarta dan Metal. Bajaj kan berasal dari India. Entahlah. Even ini digagas oleh Divisi-20 yang diketuai Yura Lagan. Metal Fest diramaikan pula oleh band luar Jakarta, seperti Kumal (Medan, Sumatera Utara) dan Pernicious Head (Purwokerto, Jawa Tengah). Band baru seperti Bleeding Act (Bandung) dan Silluet (Bogor) juga turut meramaikan.

Vokalis Seringai, Arian13 menyerukan protes terhadap aksi teror yang melanda negara ini kembali. Lagu ”Mengadili Persepsi (Bermain Tuhan)” menjadi rangkaian tema yang sudah bicara penuh makna. Tanpa Arian perlu berpidato lebih panjang, satu lagu sudah mewakili. Penonton merajut putaran moshing hingga silih berganti mengangkat tubuh untuk crowdsurfing.

Ada yang hilang sore itu. Khemod tidak menampakkan sosoknya di balik set drum. Ternyata, sang drummer Seringai itu mengalami patah jari. Namun Khemod enggan menjelaskan penyebabnya karena malu. Cidera Khemod mengakibatkan tangannya harus cuti dari sentuhan drum. Yup, saksikan Seringai pada Juli-Agustus tanpa kilau kepala botak Khemod yang akan Anda rindukan. Posisi Khemod digantikan oleh Ade dari Killed by Butterfly yang sempat tergelincir memainkan deru liar ketukan musik Seringai saat itu. Wajar saja, namanya juga dadakan.

Kehilangan lain sudah lama nyata, tapi baru kian terasa. Noxa manggung kembali tanpa sosok Robin Hutagaol. Saya kembali mengenang para metalheads yang berbondong-bondong datang menunjukkan belasungkawa dalam Robinfest di tempat yang sama. Sayang, justru pada acara penghormatan terakhir Robin itu Noxa malah tidak menginjak panggung. Kendala izin acara mengacaukan sisa waktu. Tak berbeda dengan Jakarta Metal Fest. Acara tamat pada waktu yang hampir bersamaan, sekitar pukul 19.00.

Bayangan Anda akan Metal Fest di luar negeri tidak terwujud di sini. Saya hanya merasakan nuansa ketika menonton ulangtahun Riot on Air di tempat yang sama dulu. Tiada yang memesona, hanya gig metal yang kurang gelegar akbar. Lokasi yang strategis cukup membantu absensi para metalheads Jakarta. Acara ini mengalami kemunduran dari jadwal Sabtu, 13 Juni menjadi Minggu, 19 Juli. Apa penyebabnya? Pemilu Presiden berhasil menghancurkan beberapa jadwal acara. Bahkan, Java Mini Tour Seringai yang sudah saya antisipasi. Tapi, sepertinya acara kenegaraan itu sanggup menggeser segala perizinan yang hampir final. Setidaknya acara ini selamat dari guncangan huru-hara akibat bom bunuh diri dari para pengecut yang bermain Tuhan. Selamat datang di era kemunduran.

____________________

*Tulisan ini adalah hibah dari Karlina Octaviany—panggil dia Alin
*Foto juga hasil jepretan dari kamera ponsel milik Alin

  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • MySpace
  • StumbleUpon
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz

4 Komentar

Alin

Jul 24th, 2009

Ahahaha…nonton gig sambil review kamera ponsel X D

[Balas]

Robin Malau Reply:

Cool report Alin!

[Balas]

Cara Belajar Gitar

Sep 11th, 2009

wah,,,
ok juGA tu bandnya…
mantap!!

[Balas]

Bang Ancis

Oct 18th, 2009

Sayang ya jarang acara gituan di Surabaya, ato aku yg kurang info ya? Udah lama nganggur pengen head banging lagi nih, Band Idolaku Heavy Metal : Boomerang pun jarang maen ke Surabaya, Hmmmmm kenapa ya? ato sekarang Rock lagi Down ya gara2 banyak bermunculan Band Pop Melayu? Bro demen ga ama Band2 ginian? Jujur aku 100% ga suka banget, tp tetep ngehargain koq karya mereka cuman ga ngefans aja gitu. Lawas Is The Best!!

Thanks Infonya, jadi tahu geliat musik rock tanah air kalo mampir ke situs ini….

[Balas]

Silahkan Berkomentar