TMIF # 13

by on 11/04/09 at 9:17 am

Angka 13, bagi sebagian orang merupakan angka sial. Sebaliknya, untuk sekelompok kecil merupakan angka keramat, melambangkan pemberontakan dan dekat dengan Rock ‘n’ Roll. Musikator adalah institusi yang disebut belakangan: menganggap angka 13 sebuah hal yang kudus, penting, signifikan.

Musikatorians sekalian, selamat datang di TMIF # 13. Mohon besar maaf jika kemunculan TMIF agak kurang konsisten belakangan ini. Kami hulubalang Musikator memang sedang giat berbenah, memperbaiki kinerja, terus mencoba memberikan yang terbaik bagi skena musik Nusantara. Dan untuk ke depannya TMIF akan terbit tiap Jumat (sesuai dengan namanya: Thank Musikator It’s Friday), tiap 3 minggu.

Baiklah, sebelum melaju ke edisi angker ini kami umumkan dulu kontestan dengan perspektif paling runcing serta berhak mendapatkan cendera mata dari THE HYDRANT, yaitu:

1. Erwin
2. Male Unwisely
3. Rippo
serta hadiah hiburan untuk Bobby dan Budi.

Angkat gelas bagi sejawat cerdas yang telah terpilih. Silakan kontak Igo theblado@musikator.com serta c.c. ke Rudolf Dethu suicidaldjdethu@musikator.com
Mohon informasikan alamat domisili serta nomor telepon anda.

TMIF Logo

Dan untuk TMIF # 13 pendapat yang diharapkan dari rekan semua adalah mengenai:

Artis/musisi/band berpartisipasi dalam kampanye politik partai/caleg/capres tertentu. Bagaimana anda melihat kecenderungan ini? Positif? Negatif? Mengganggu reputasi? Atau malah sah-sah saja sebab itu adalah semata urusan profesional, jangan dicampuradukkan?

Silakan uraikan sudut pandang anda. Jangan ragu mengemukakan apa yang ada di kepala. Di sini tidak ada salah dan benar. Setiap orang punya idenya sendiri-sendiri. Dan itu harus dihargai. Di sini yang diharapkan adalah kerelaan untuk berbagi, kemauan untuk berbuat yang terbaik, semoga saja dari riuh argumen yang disodorkan kita bisa tiba di sebuah solusi, formula, strategi, apa yang terbaik yang bisa kita berikan bagi negeri ini. Setiap ujaran yang pernah dikontribusikan ke TMIF sebelum-sebelumnya, baik yang menang dan memperoleh hadiah maupun yang belum beruntung, telah menjadi semacam arsip yang amat berharga bagi kita semua. You guys rule, totally. Indonesia menjadi lebih benderang dan bergemerincing positivitas dengan eksistensi anda!

Bagi 3 (tiga) pengusung opini paling cemerlang akan dihibahkan imbalan ultra istimewa—hey, this is TMIF number 13!—dari para cendekia cadas peka politik, GEEKSSMILE, berupa paket berisikan hoodie + cd + stiker

Geekssmilegeekssmile-hoodieputihgeekssmile-hoodiehitamPlus, sama seperti sebelumnya, perhatikan juga ujaran signifikan di bawah ini:

Syarat & Ketentuan
1. Jawab pertanyaan dan beri komentar di kolom komentar di bawah ini
2. Setiap peserta hanya boleh mengirim 1 (satu) komentar untuk setiap edisi TMIF—pastikan komentar kamu komentar yang kickass!
3. Berdomisili di wilayah Indonesia
4. Biaya pengiriman hadiah ditanggung sepenuhnya oleh Musikator
5. Keputusan pemenang dipilih oleh tim Musikator, dan tidak dapat diganggugugat
6. Pemenang diumumkan pada edisi TMIF berikutnya dan akan dihubungi via e-mail oleh tim Musikator

Buka mata, bersihkan pikiran, cegah menyebarnya paham sektarian, fundamentalisme agama, serta gerakan membinasakan Bhinneka Tunggal Ika oleh manusia-manusia dari jaman batu. Awas serangan Partai Kacung Saudi!

24 Komentar

male unwisely

Apr 12th, 2009

wah.. untuk kesekian kalinya.. terima kasih banyak untuk musikator.com!!!
kali ini briliant sekali topiknya..

sejujurnya, seusai KPU mengumumkan masa kampanye selesai, berbahagia sekali rasanya, mata kembali sehat memandang kanan kiri setiap kali saya berkendara. Jalan bersih dari atribut partai/caleg.. teman2 semua pasti setuju dengan saya.. and everything goes normally on the way..

pendapat saya singkat saja, itu semua sah-sah saja.
semua karena artis juga warga negara Indonesia yg punya hak sama untuk berserikat berkumpul dan berpendapat..
cuma harus dengan bijak kita sikapi karena didalamnya juga ada faktor kepentingan.

Kalau si artis diundang sebagai pengisi acara, kepentingannya karena itu pekerjaan mereka, yg pastinya mereka juga perlu makan.. itu profesionalisme.
Kalau Artis sbg kader partai/caleg/capres pastinya kepentingannya untuk menyuarakan “kepentingan rakyat” (hehehe.. yg ini joke aja karena mayoritas cuma kepentingan pribadi/golongan tertentu saja) :D

Sekian dari saya..
SUKSES TERUS MUSIKATOR!!!!

Balas

rusakparah Reply:

Wehh Bapak Male Unwisely buin menang puk.. BTW denger2 DATR melaju ke Kompetisi E Mild ya???

Balas

Prima

Apr 13th, 2009

Hello Musikatorian, tolong cantumkan size baju kalian beserta pendapat kalian ya. Thanks!

Balas

spon2emo

Apr 13th, 2009

size m kayaknya.. hehe

artis jadi caleg, sah-sah aja.. ga dilarang kan.. semua orang juga bisa jadi caleg, tapi harus punya skill and kompetensi tertentu. ga bisa asal aja..

kembali lagi pada individu masing2.. apakah jadi caleg memang murni demi masyarakat banyak atau hanya untuk kepentingan pribadi..

saya bilang positif ya karena rakyat udah mulai bisa dan berani untuk menyuarakan pendapat dan aspirasinya, bukan cuma sebagai wakil di dewan, bahkan presiden seperti yang dilakukan dedy mizwar..

negatif ya karena menurut saya kebanyakan caleg artis lebih mengandalkan popularitasnya daripada kemampuannya sebagai wakil rakyat. contoh mandra, eko patrio. saya merasa mereka kurang mampu menjadi caleg..

yah begitulah, masalah artis jadi caleg hal yang relatif. bisa positif, bisa negatif, tergantung sudut pandang kita melihatnya..

Balas

dhani rawkz

Apr 14th, 2009

hmm…..
topik yg keren nie, krna dulu sempat ngobrol santai sore membahas hal ini…

“Artis/musisi/band berpartisipasi dalam kampanye politik partai/caleg/capres tertentu”

Kalo menurut pendapat saya, Ini tergantung dari mana sudut pandang kita melihatnya. Hal tersebut bsa menjadi sah2 saja bila memang artis tsb ikut kampanye hanya untuk cari penghasilan saja tanpa terlibat lebih dalam lagi ke partai tsb. Seperti yang teman2 ketahui pada saat pemilu maka akan jarang ada suatu event musik karena kesulitan mendapatkan ijin keramaian dan event yang di perbolehkan hanya acara suatu partai. Ya demi mendapatkan tambahan uang makan di restoran mahal mau nggak mau job tersebut harus diambil kan dari pada sebulan ngk ada job hehe….

Yang kedua hal tersebut bisa menjadi hal yang positif bila memang artis tersebut menjadi caleg pada suatu partai tertentu dengan di bekali pengetahuan dan akhlak yang baik, serta memang ada amanat pd diri sendiri memang sekarang saatnya untuk ikut dan mampu membuat perubahan yang lebih baik lagi. Dan biasanya artis yang berpolitik untuk jadi caleg adalah artis yang memang job mereka di dunia entertainment sudah tidak laris lagi, ya setidaknya klo terpilih jd caleg lumayanlah punya pekerjaan dan pendapatan baru wkwkwk….

Yang ketiga adalah hal yang benar2 parah, menjadi hal negatif bila artis tersebut ingin menjadi caleg suatu partai semata-mata karena ingin popularitasnya naek lagi, maklum sudah tidak laku lagi di dunia entertainment hehe….. ato karena memang haus kekuasaan serta ingin memiliki penghasilan yang sangat besar, baik itu pengahasilan yang halal, halam maupun haram wkwkwk……

Yaa sapa pun artis yang terpilih jadi cale, semoga bisa membuat perubahan yang lebih baik lagi biarpun hanya sedikit!!!!

Adios Amigos
Dhani Rawkz

Balas

Rude Boy Dodix

Apr 14th, 2009

Langsung saja ya, SAYA TIDAK SETUJU…
• Sebagai sosok idola, keikutsertaan artis/musisi/band akan menjerumuskan penggemar, karena mereka akan berpikir kalau sang artis/musisi/band ber-afiliasi dengan partai tertentu
• Keikutsertaan artis/musisi/band dalam kampanye bakal cuman jadi tempelan saja, apalagi kalau sebagian besar penonton datang karena mendapatkan amplop, makan dan kaos partai
• Masih banyak cara lain yang lebih profesional sekaligus terhormat untuk mencari uang
• Reputasi, reputasi, reputasi!
Thanks to Musikator, no thanks to G****R.

Cheers,

RBD

Saya size M ya.

Balas

Lecir

Apr 14th, 2009

sama seperti dodix…SAYA TIDAK SETUJU…masih banyak cara lain untuk mendapatkan uang…bukan kah kita semua orang pintar…kenapa harus jual diri seperti itu? kalo bandnya band melayu sih ok ok aja..yang liriknya kentut semua. tapi kalo band itu adalah band punk rock ya…SAYA TIDAK SETUJU…seandainya band itu sepaham/sealiran dengan partainya..mungkin masih bisa dimengerti…tapi kalo demi uang, that’s even worst! tapi sebaiknya memang tidak main di kampanye sih…biar penggemar tidak terjerumus…tidak digiring opininya.
saya tidak mencoba utk mendikotomikan punk rock “asli” atau punk rock “palsu” atau mencoba menjadi “scene police” seperti “you better put your record DIY or I’m telling Tim” (alm. Tim Yohannan of Maximum Rock N Roll) Tapi, musik ini adalah sesuatu kebanggaan..sebuah pride…yang mungkin menjadi mata pencaharian..tapi dengan dignity…dengan harga diri…..dengan bermartabat.
sekian, terima kasih dan selamat jalan!

NB. semua yang saya tulis adalah pendapat pribadi, tidak ada urusannya dengan institusi. (pekerjaan, band, banjar, desa adat, etc) dan saya terbuka utk menerima kritikan.

“Anyone remember when we used to believe….
that music was a sacred place and not some fucking bank machine.
Not something you just bought and sold.
How could we have been so naive?
Well, I think when all is said and done,
just cause we were young doesn’t mean we were wrong”
-Propagandhi-

Balas

Lecir

Apr 14th, 2009

to Prima, kalo saya menang..size S ya bro…thx
and still GOLDCARD Suck (stiker yg pernah menempel di motor shogun saya 10 taun yg lalu..anyone remember?)

Balas

atenxrock

Apr 15th, 2009

kalo buat saya sih artis ngisi acara dalam kampanye sah2 saja. . .
sama2 nyari makan. . .
wakakaka

tapi kalo untuk jadi caleg. . .wow. . .
jadi artis saja mereka udah ngelakuin berbagai cara untuk mendongkrak popularitas baik dngn cara haram ato non haram. . .
sedangkan jadi caleg kan untuk ngumpulin duit,wakakakak……
so kenapa gk mereka bisa saja ‘pasti’ ngelakuin apapun untuk dapet apa yang mereka idam2kan selama mereka masih menghaburkan uang mereka pada saat kampanye, , , , , , ,

cheers. . .

Balas

putrathebastard

Apr 15th, 2009

hmmm…….saya rasa untuk sebuah band indie atau yg so called underground kurang cocok rasanya jika bermain dalam sebuah acara kampanye partai..kembali ke masalah antara attitude dan uang,yg mana yg akan anda pilih??.
jika attitude,so pasti stats anda d scene akan bertahan (ato malah naik?)
dan klo trnyta uang mengalahkan attitude anda..well,,band anda akan d cap band yang mata duitan baik oleh scene atopun khalayak ramai..ato malah d cap mendukung pergerakan suatu partai yg notabene sangat busuk hati dan nurani,,,
saya hanya beropini uang memang bukan segalanya,tapi segalanya perlu uang..maka jika anda memang band pintar dan peduli dgn scene yg membesarkan anda,,harusnya anda tau ap yg harus dilakukan…
sy sgt stuju dg pernyataan lecir,MASIH BANYAK CARA LAIN UNTUK MENDAPATKAN UANG…

eat fukkin trash then u’ll made lots of shit!!

CHEERS FOR BETTERNESS…

(putrathebastard)

Balas

Toto'

Apr 15th, 2009

artis nyaleg??band-band turut dalam kampanye??

it’s okay for me…karena semua punya hak menentukan jalannya sendiri!!

yang penting adalah bagaimana bersikap dan berlaku dalam menentukan jalan masing-masing!!

thats it!!

size XL

Balas

prima boogie

Apr 17th, 2009

kalau diliat dari infotainment kemarin, banyak artis yang mengatakan kalau mereka sekadar mencari untung, karena bayaran artis meningkat pada saat masa2 kampanye.

sebenarnya partai politik dan sejenisnya itu menggunakan kesempatan, karena mereka berpikir jika mereka akan mendapatkan lebih banyak suara karena artis yang mereka pikir mempunyai banyak penggemar akan memilih parpol mereka, sehingga reputasi mereka sedikit meningkat,tapi kalau salah mengundang artis, reputasi mereka pasti akan menurun.
namanya kampanye, artis yang diundang mau gak mau harus mengajak penggemarnya/ orang-orang yang datan untuk memilih parpol/caleg dan sejenisnya,karena mereka dibayar untuk itu,entah mereka suka atau tidak

tapi ada kejadian lucu, dimana ada sebuah partai agama (masuk 10 besar) mereka mengundang penyanyi dangdut erotis, tapi para tokoh agama2 yang ada di atas panggung menutup wajah dengan setengah mengintip. dasar m****Ik.

klo gak dapet dari tmif boleh gak mesen jaketnya yang L.

Balas

Prima Reply:

Hey Vietnam, dateng aja ke Indigo, jangan lupa kabari saya sebelumnya via ym. Take care :)

Balas

erwin

Apr 18th, 2009

Well..masiv hatur nuwun to Super Musikator and bandit dari bali, The Hydrant Untuk hadiah di TMIF 12. dan siap ditunggu kiriman hadiah mendarat dengan selamat di alamat yang tepat..
Issue# 13 TMIF:
Khalayak entertainer ikut nimbrung di kampanye??kegiatan politik?
Sebelumnya, mungkin agak membingungkan dengan pertanyaan yang ada dan tiap opini yang telah meluncur diatas..yang dimaksud hanya menjadi bintang tamu dalam kampanye atau langsung terjun menyelam masuk ke politik a.k.a jadi caleg..but, itu tak mengapa dan tak perlu risau adanya, dan malah akan menambah daya ilmu kita. So ,mari kita luluh jelantahkan 2 titk acuan itu..

1. Khalayak entertainer as Guest Star.
Inilah masa2 paling menggiurkan buat para entertainer guna meraup rupiah. Mengapa?kenapa?tak lain tak bukan, karena partai2 sedang on fire untuk mengelontorkan uang guna menampilakn entertainer demi menarik perhatian massa, dan senjata mengiklankan partai dimata rakyat jelata. Tapi itupun tak ujung lepas dari pro kontra akibat idealisme tiap entertainer yang mendasar berbeda. Ada yang enggan tampil karena takut bisa merusak image harga diri dan berpaling dari idealisme tinggi mereka.. Ada yang tak peduli karena ingin profesional sebagai entertainer sejati.tak ingin memilah2 untuk memilih orderan. Dan saya lebih condong mendukung entertainer yang punya jiwa profesional hebat untuk tidak menolak setiap orderan karena hal yang dirasa kurang kuat menjadi alasan untuk menolak permintaan maggung tersebut. Karena masyarakat kita sudah lebih pintar dan tahu mana yang baik dan menurut mereka benarlah yang akan dipilih bukan karena pengaruh artis yang tampil disetiap acara obral janji para caleg itu. Toh secara tidak langsung para entertainer itu ikut sumbangsih menyemarakan pesta demokrasi terbesar negara ini.

2. Khalayak Entertainer As Caleg
Yup.. fenomena terbesar tahun ini, berbondong ria mendeklarasikan jadi caleg dengan modal tampang plus popularitas menjulang. Naasnya sebagian besar tak memiliki kemampuan dan pengalaman memadai. Entah itu memang atas keinginan dari lubuk hati terdalam guna berbakti pada bangsa dan ingin memberi perubahan atau Cuma direkrut oleh partai2 guna menarik simpatisan dan luberan conterngan. Dalam Hal ini saya tak bisa menghakimi pribadi untuk setuju dan tidak setuju. Karena tiap warganegara Indonesia berhak untuk menyuarakan pendapat-bergelut di politik. Dan artis juga warga Negara. Mereka juga berhak tampil di politik(berharap tak ada acting bila terpilih kelak ). Berikut Contoh, dalam wawancara di salah satu tv swasta, beberapa entertainer yang gagal, berpendapat bahwa mereka tidak mengajukan jadi caleg, tapi cuma direkrut oleh partai guna menarik simpati..ntah apa alasan mereka, tapi kemungkina nothing to lose, terpilih ya enak buat tambahan, bila gagal , juga no problem. Dan hasilnya? mereka gagal!! Ini telah menunjukan betapa hebatnya masyarakat kita. Tahu-memahami-tulus untuk memilih caleg yang menurut mereka terbaik. Bukan yang sering dilihat karena tampang, tapi lebih karena kemampuan.

Thx.musikator.
::Size M

Balas

budi

Apr 19th, 2009

bila musikatorian sekaling saling beradu pendapat di bilangan setuju-tidak setuju. benar-salah. baik buruk.namun saya mulai membilah untuk merumusakn suatu solusi untuk issue menarik ini, yang semoga kedepanya dapat membuka mata dunia dan memajukan bangsa ini.

solusi:
atis/musisi yang diundang berpartisipasi dalam kampanye partai tertentu tak usah dan janganlah ikut melakukan orasi mengkampnyekan partai tersebut, apalagi mengajak massa(dan pasti ada sebagian dari mereka adalah fans aris/muisis tsb.)untuk memilih partai tempat artis/musisi diundang…bila itu sudah menjadi kesepakatn kontrak, tolong dicek ulang dan dihapus dari kesepakatan. karena kalian(artis/musisi) bukanlah caleg pengumbar janji kosong. kalian hidup dimusik. entertainerlah hidup kalian. jangan dikotori dengan nista politik gadungan. biarlah politik berjalan dengan segala baik dan buruknya. berilah pesan moral dan attitude yang bermanfaat bagi rakyat dan negeri ini.

terimakasih untuk issue yang hebat ini, musikator.
size: S

Balas

the inug

Apr 20th, 2009

sebenernya bukan masalah sah ato gak sah…
menurut saya semua tergantung dari mana kita melihat fenomena itu, buat kalangan indie itu jelas gak etis…
apalagi buat kalangan indie, jelas itu merupakan suatu kemunduran..
itu udah menodai kemurnian atas indie itu sendiri..
dimana indie benar2 harus dari kekuatan kita sendiri..

tapi mungkin buat kalangan major, dimana mengagung-agungkan materi, jelas sangat pantas…mereka gak perlu tau dari mana asalna, yang penting mah duit….

but this is just my opinion…
mari kita bangun dunia musik yang lebih baik…

Balas

made

Apr 20th, 2009

numpang ikut beropini ya….size baju saya XL

mmmmmmm………..artist atau band ukut kampanye?….it’s suck man. saya sebut mereka adalah kalangan seniman, dan seniman seharusnya merdeka semerdekanya, tidak terkait dengan partai politik apapun karena nantinya tentu akan mengarahkan para penggemar mereka untuk memihak dan memilih nantinya, intinya mereka harus tetap menjadi “orang luar” untuk tetap menyuarakan ketidakadilan yang terjadi.
bicara masalah duit, siapa yang tidak perlu duit? namun haruskah semua orang “menjual diri dan idealismenya” apalagi pada sebuah partai politik. duit bisa dicari dengan hal yang lainya dengan tidak “mengingkari” pride sebuah band apalagi band yang dengan lantang meneriakkan resistensi.
kemudian pertanyaan yang paling besar adalah apakah band A yang kampanye di partai Eek sudah pasti memilih partai tersebut? klo tidak berarti band itu oportunis, sama saja dengan orang2 yang berpendapat “ambil duitnya, jangan pilih partainya” it so f**k gitu lhoooo.

materialisme telah menjadi berhala baru bagi dunia ini
maka semakin anyir pulalah ibu bumi yang membersarkan kami
buang tai pada para partai dan oportunis
jari tengahku mengacung di tanah yang hipocrit
lebih baik mati berkalang tanah
dari pada hidup tanpa harga diri

salam!

Balas

rockettekno

Apr 22nd, 2009

kalu menurut saya sah-sah aja,asal mereka jngn gra2 popularitas mereka mereka bisa seenaknya…jngn cuma janji ma jual tampang n dongkrak popularitas biar laku n trus dsorot media…

kalo niat mereka memang baik buat ikutan maen di politik,mereka jngn cuma liat ke atas tp liat kbawah…
karena yg dibwah lbih sering membutuhkan,,,
semua bisa ngomong,semua juga bisa janji tp ga semua orng bisa nepatin semua omongan n janjinya…

jd kalo uda jd pemimpin,mw profesi apapun arus adil…
coz km dikasi kpercayaan buat mimpin,bkan buat maen”

ukuran : m

Balas

gilang

Apr 26th, 2009

artis/musisi/band walaupun dia ikut ato tidak ikut dalam kampanye politik partai / caleg
itu gak terlalu bawa dampak yang besar/mendasar dalam kehidupanku pada khususnya…
jadi mau dia ikut/tidak gak ada masalah..
kehidupanku tetap membosankan..

Balas

andrix

Apr 27th, 2009

musikator musikator..
wah kali ini soal artis yang ikutan kampanye yah?..

menurut gw sih sah-sah ajah,itu mah udah jadi profesionalisme para artis..
kalo ada partai yang ngajak si artis ikutan kampanye,selama masih masuk duit yah why not?asal si artis masih mau aja..
masih gak mungkin kan ada artis yang rela segenap jiwa raga mendukung satu partai tanpa di bayar?gratis gt?!kecuali mungkin sodara sendiri!hu3..
artis juga masih manusia biasa dan butuh makan toh?..
sedangkan pekerjaan jadi artis juga ada pasang surutnya..
kadang pasang kadang surut!he3..

menurut gw ini juga gak ngaruh buat positif dan negatifnya..
itu cuma profesinalisme jadi artis..
meskipun mereka juga tau,fungsi mereka cuman jadi penarik masa bagi para partai,palingan yah cuman cuek ajah!yang penting dapet duiiiiit!he3..
untuk reputasi,toh itu malah bisa jadi sensasi buat si artis sendiri biar di bicarakan di masyarakat bkn?..

yang penting di ambil kerjanya ajah!biar dapet duit!..
duit lagi?hae3..
mendukung juga masih belum berarti benar2 memilih bkn?itu rahasia hati masing2 bkn?he3..

yah yang penting mari kita doain ajah buat indonesia biar lebih baik lagi!..
semangat semuaaaaaaaaaaaaaaa!kwkwkwkwkwkw..

Balas

cietra

Apr 27th, 2009

telat..
udah ada 20 komentt..

hukzz..
ikut aja dah..
hai prim.. long time no see….

artisna ikut kampanye..
sah2 aja… itu mah hak pribadi untuk mendukung sebuah partai politik..
mungkin mereka merasa semisi sevisi seperjuangan getooo….
jadi mau dukung2an getooo..
tapi yang bakalan jadi masalah..
1. kalo keputusan si artis buat ngedukung parpol itu bisa mempengaruhi pendapat penggemar thd parpol tsb,.. jdi semisal yaa… aku maw dukung partai “sangatamburadulsekali” tapi gara2 artis idola ku ikutan kampanye nya partai “tukangbo’ongsejagad” aku jadi ikutan dukung partai “tukangboongsejagad”
2. kalo image yang sudah di bentuk belasan tahun oleh si artis disalah gunakan oleh si parpol hanya untuk mendulang suara.. kesian si artis kalo ntar partai na kalah image nya ikutan jelek… ga etus bgt seh tuh parpol.. berani bayar mahal si artis cuma buat nyari suara?? (bukanx mank kayak geto ya?)

tapi kalo cuma jadi bintang hiburan di kampanye2 mah oke lahh… gapapa… skalian nyari duit toh?? buat makan anak istri toh?? wekekekekekke…..

tapi yang aku gag suka dari kampanye parpol kemaren kalo udah ada bintang tamu (artis) yang tampil tuh bajue seronok norak acakadut!!! ga etis bgt seh.. padahal banyak anak kecil yang liat.. parpolnya gag mikir apa ntar bisa ngerusak image parpoll…

huuhhhh..
cape..
buts oke.. session satu masa kampanye tlah usai..
kita tunggu sssion 2 yah..
prima.. aku mau cd na…

Balas

tama

Apr 30th, 2009

klo urusan artis ikut jadi jurkam sah2 aja
toh artis nie jga cari uang buat asap dapur so sah2 aja
why not gtu
sisi positifnya dng mengundang artis massa yg bkal ikut kampanyte bakal bnyak karena ada public figure yang jadi jurkam
tpi di satu sisi diundangnya artis buat jurkam juga ada efek negatif
kan pas kmpnye ada parpol yang mengundang artis2 cwe sexy yang diundang buat nyanyi
nah pas manggung artis2 nie menonjolkan tarian erotis
nie yg dipake bnyak parpol buat narik massa ya bnyak
ni kan sama aj merusak moral bangsa kita tercinta nie
n pas maen jga ditonton anak2 kecil nie sama aj pornoaksi berkedok kampanye

Balas

iCal

May 13th, 2009

menurut gw apapun / siapapun / bahkan dari species mana pun ngga masalah mo berpolitik or else … itu terjadi karena mereka memandang ini sebagai kesempatan utk mencari nafkah … bukan karena panggilan hati (BULLSHIT KLO ADA YANG BILANG BEGITU) ato apa … mereka menganggap saat ini seolah negara sedang membuka lapangan pekerjaan yang “basah” dan hanya bisa dimasuki oleh orang yang serakah … knp gw bilang serakah? karena yg bisa mengambil kesempatan ini adalah orang yg notabenenya dah berduit … see … Indonesia tercinta kita ini dah terlalu rusak untuk dibenarkan …bagaikan Hardisk yang dah crash … harus dibuang bersama data2 yang ada di dalamnya (sejarah heroik kita) … time has come … ngga ada yg bisa kita lakukan untuk menyelamatkannya … so … good thing is we dont have to bother about it … kita lakukan aja apa yg kita suka … mo nge bomb tembok mana aja ok … mo mabok sambil ngebut ok … mo make cewe’ temen sendiri ok … ngga masalah … kinda …

Balas

shies4piss

May 26th, 2009

Kalau menurut gw sih piss-piss aja jika artis/band ikut dalam kampanye, tapi kalau untuk mendukung salah satu kandidat partai/capres, jangan dulu lah.. Dalam arti untuk mendukung caleg/partai/capres harus rahasia, hanya pada saat pemilihan saja. Ga perlu diumbar2 mendukung si A, B atau C.

-piss-

Balas

Silahkan Berkomentar