TMIF # 2

Whew, setelah melalui perdebatan seru, sengit dan panjang—hingga hampir menimbulkan konflik horizontal (he he he… semuanya asli didramatisir alias ngarang), akhirnya Dewan Pakar di Musikator sepakat memilih tiga pemenang dengan komentar paling menarik untuk TMIF # 1 yaitu:
1. Putu Jasprayana
2. Cietra
3. Eric

Mohon ketiga nama tersebut menginformasikan alamat domisili + nomer teleponnya ke Igo theblado@musikator.com dan c.c. ke Dethu suicidaldjdethu@musikator.com Para sejawat yang beruntung akan menerima paket hadiah dari Telephone. Selamat ya!

Nah, sekarang kita masuk ke TMIF edisi kedua. Dan pertanyaannya adalah:

Sebagai penonton, kamu lebih seneng liat band dengan musisi ber-skill tinggi tapi gak bisa gaya, atau yang aksinya super-akrobatik tapi musikalitasnya payah?
A. Ber-skill tinggi
B. Super-akrobatik
Alasannya?

Bagi 3 orang yang jawabannya dianggap paling atraktif masing-masing berhak memperoleh segepok bingkisan dari band pub rock bengal asal Bali, Ed Eddy & Residivis, berupa 1 cd “Lagu Kita Orang Indonesia”, 1 buah kaos Ed Eddy & Residivis, serta stiker.

Plus, sama seperti sebelumnya, perhatikan juga ujaran signifikan di bawah ini:

Syarat & Ketentuan
1. Jawab pertanyaan dan beri komentar di kolom komentar di bawah ini
2. Setiap peserta hanya boleh mengirim lebih dari 1 [satu] komentar untuk setiap edisi TMIF (pastikan komentar kamu komentar yang kickass!).
3. Berdomisili di wilayah Indonesia
4. Biaya pengiriman hadiah ditanggung sepenuhnya oleh Musikator
5. Keputusan pemenang dipilih oleh tim Musikator, dan tidak dapat diganggu gugat
6. Pemenang diumumkan pada edisi TMIF berikutnya dan akan dihubungi via e-mail oleh tim Musikator

Alrighty, let’s get the party started!


madéjunés said,

August 23, 2008 @ 10:44 am

mmmmm… mendingan A deh, mendingan band yang skillfull tapi gak bisa gaya deh daripada band yang cuman gaya doang tapi musikalitasnya payah.. knapa?? karena (menurut diri saya sendiri) yang nomor satu dari sebuah band yaa musiknya, gayanya mah nomor dua..
tapi komposisi yang paling bagus (menurut saya lagi) adalah band yang bisa bergaya tapi skillnya memadai (dalam artian gak jelek2 amat)
pokoknya gak banget deh buat band cuma bisa GAYA DOANG!!!

regards
madéjunés

-Ipoel Cavalera- said,

August 24, 2008 @ 10:39 pm

Mending liat yang Ber-skill, masih lebih sedikit emang daripada yang bisa gaya. Yang bisa gaya banyak, apalagi yang gayanya norak…ummm bbuuaaaanyaakkk bangett… :-D

cietra said,

August 25, 2008 @ 4:24 pm

wew,..namaku tercantum..
kalo q sbg penonton lebih milih yang B!!
iya dunk secara qta sbg penonton kan butuh hiburan..kalo mank menang2an skill yah..didengerin dirumah lewat music player ajaaa… secara sebagai penonton yang haus akan hiburan..q lebih milih dikasih atractivefull band kemampuan pas2an daripada skillfull band tapi dipanggung diem aja..cuma maenan gitar..maenan mic..maenan drum..ga ada interaksi..yeee…penontonnya suruh pulang aja kalo getooo..
beda kalo bandnya atractiv..meskipun salah kunci ato suara rada2 cempreng tai kalo dia bisa menghibur..ehmm..ada plusnya lha..

tapi..kalo dikasi paket komplit kayak RHCP..gw mauuu
tapi q juga ga mungkirin kalo skill juga penting..
balance lah

Lakota Moira said,

August 25, 2008 @ 7:54 pm

B. Super Akrobatik Menggelitik
Kalau menyimak skillnya tinggal dengar di rekamannya aja. Pas nonton konser, kan kita ingin lihat visualnya, apalagi buat aku yang suka motret. Aku sering bosan nonton band yg skillnya selangit, tapi kayak mannequin di panggung. Nggak sexy ah…
Kalau mau skill, jangan nonton konser. Bergaul aja sama dosen-dosen Farabi… hihihi.
Oh ya, bukannya gerakan akrobatik ngikutin musik juga suatu skill?
(Komentar dari seorang penonton cewek yang awam.)

Lakota Moira said,

August 25, 2008 @ 8:20 pm

B. Super Akrobatik Menggelitik
Kalau menyimak skillnya tinggal dengar di rekamannya aja. Pas nonton konser, kan kita ingin lihat visualnya, apalagi buat aku yang suka motret. Aku sering bosan nonton band yg skillnya selangit, tapi kayak mannequin di panggung. Nggak sexy ah…
Kalau mau skill, jangan nonton konser. Bergaul aja sama dosen-dosen Farabi… hihihi (just kidding).
Oh ya, bukannya gerakan akrobatik ngikutin musik juga suatu skill?
(Komentar dari seorang penonton cewek yang awam.)

poet jazz said,

August 26, 2008 @ 1:34 pm

asik..gw dapet hadiah dari musikator..thanks musikator..
nah pertanyaannya tambah menarik aja nih..gw ikut lagi jawab..

kalo gw, lebih milih B..gw lebih milih nonton band yang aksi panggungnya kayak akrobat dari pada yang jago banget tapi di panggung cuma maen alat musiknya doang dan selain itu gak ngapa2in..Kenapa kayak gitu? karena gw dah punya rekaman band itu, dah dengerin lagu2nya..nah sekarang yang gw butuhin kan gimana mereka bisa menghibur gw dengan penampilan mereka..
kalo mereka cuma ngegitar doang ato nyanyi doang apa bedanya dengan gw denger kaset ato cd..rugi..apalagi kalo gak komunikatif..beh…
tapi seandainya dalam saat yang bersamaan nonton band dan disuguhin skill tinggi serta penampilan atraktif bakal jadi tontonan yang menyenangkan..

Robin Malau said,

September 1, 2008 @ 9:54 pm

Ini masuk ke kategori mana ya

cietra said,

September 2, 2008 @ 7:42 pm

hauhuauau..mbak van halen yah??
kacian drumerx,leherx knapa tuh???
tapi mereka manggungx konyol pak!!

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI


Ada Pendapat? Silahkan berkomentar. Gratis, Bebas, Bertanggung Jawab dan sesuai dengan Kebijakan Komentar Musikator Dot Com. Cheers!