WTF: Get in the Ring, Mick Wall!

by on 06/01/09 at 8:44 pm

Familiar gak dengan pidato—atau tepatnya caci maki—berikut:

And that goes for all you punks in the press
That want to start shit by printin’ lies
Instead of the things we said
That means you
Andy Secher at Hit Parader
Circus Magazine
Mick Wall at Kerrang
Bob Guccione Jr. at Spin,
What you pissed off cuz your dad gets more
pussy than you?
Fuck you
Suck my fuckin’ dick

Iya, tepat sekali, sumpah serapah di atas adalah penggalan dari tembang Get in the Ring dari Guns N’ Roses. Lagu yang aslinya ditulis oleh Duff McKagan—tadinya diberi judul Why Do You Look at Me When You Hate Me—dan merupakan bagian dari album Use Your Illusion II rilisan 17 September 1991 tersebut jelas sekali menggambarkan kekesalan Axl Rose dkk terhadap segepok media macam Circus, Hit Parader (khususnya Andy Secher), Kerrang (utamanya Mick Wall), serta Spin (yaitu Bob Guccione Jr.). Apa pasal?

Kurang jelas apa pasal penyebab Axl & co. sebegitu kebakaran jenggot. Bob Guccione Jr. hingga hari ini tak memberi penjelasan benderang  mengenai asal mula kisruh band vs kritikus musik itu. Bob cuma merespons ajakan berantem dari Axl. Eh, belakangan malah Axl yang ogah “get in the ring”. He he, dasar mulut besar.

GN'R - Use Your Illusion II

Use Your Illusion II

Sementara itu silang sengkarut dengan Mick Wall konon dikarenakan buku “Guns N’ Roses: The Most Dangerous Band in the World” dimana kumpulan wawancara serta kisah yang ditulisnya bisa dibilang nihil sensor. Tak ada so-called “off the record”. Segala kalimat yang dimuntahkan—sekontroversial apa pun itu—oleh tiap personel Guns N’ Roses, ya ditulis apa adanya. Tentu saja, pihak-pihak yang merasa disentil oleh Guns N’ Roses bereaksi keras. Mereka menyentak balik mendiskreditkan Guns N’ Roses. Rumor kemudian berhembus kencang menyebut bahwa gara-gara hal inilah Axl Rose dan Rekan sepakat menyumpahi Mick Wall dengan menuduhnya:

rippin’ of the fuckin’ kids… printin’ lies, startin’ controversy…

Mick Wall

Mick Wall

Is that so? Mick Wall justru menolaknya dan mengatakannya sebagai kabar angin belaka. Di buku kecil sisipan hadiah dari majalah Classic Rock tahun 2008 “10 Years of Wit & Wisdom from Rock’s Biggest Stars” (Mick Wall sekarang berposisi sebagai editor di Classic Rock) ia berujar panjang lebar lagi deskriptif,

1. Axl threatening to kick my ‘bitchy little ass’ was not because of his reaction to the book I wrote about the band, Guns N’ Roses: The Most Dangerous Band in the World. The song was recorded long before the book was published.
2. Getting my name in a Guns N’ Roses song did not result in me losing my job on Kerrang!, the magazine which had printed many of my GN’R stories. I had already decided to leave some months before the Use Your Illusion II album was released, as friends and colleagues will confirm.
3. Despite Axl’s assertions, I have never ripped of anybody’s children or deliberately told lies in anything I have written about Guns N’ Roses

Intinya Mick Wall membantah riuh rendah isu yang hangat beredar di skena cadas. Naiknya tensi darah Axl lalu tergerak mencipta lagu penuh gerutu itu bukan akibat buku yang ditulis Mick sebab Get in the Ring nongol duluan dibanding “Guns N’ Roses: The Most Dangerous Band in the World”. Mick menduga hasil interviunya dengan Axl yang dimuat menjadi cover story di Kerrang! edisi April 1990-lah yang menjadi titik picu dari segala carut marut tersebut.

Kerrang April 1990

Kerrang! edisi April 1990

Memang, di sesi wawancara Axl dengan nada mengancam bilang hendak membunuh Vince Neil, biduan Mötley Crüe. Mick berkisah,

The argument was over Vince’s wife, who’d claimed Izzy had come to her, while Axl now insisted it was the other way around and that it was Vince’s wife, a former mud-wrestler at The Tropicana, who had made a pass at Izzy…
Or something. It was a lot of nothing about nothing. But Axl was mad! he wanted to ‘kill that motherfucker’

Gerutu sampah Axl yang kemudian dimuat di Kerrang!—istilah Mick: it was a lot of nothing about nothing—itulah yang akhirnya menyulut “perang saudara” antara pecinta Crüe dan GN’R. Band yang sama-sama dari “kampung” Los Angeles serta hampir berbarengan menapak awal karir di seputaran Sunset Strip, West Hollywood, akhirnya jadi berseberangan, bermusuhan hebat. Yang berujung pada lahirnya Get in the Ring.

Oh, yang lucu, Slash, di periode berikutnya justru berpendapat berbeda. Slash malah berpihak pada Mick Wall seraya berseru,

Axl is an asshole. I fuckin’ love Mick Wall!

Ha.

*Foto Mick Wall adalah karya George Chin
*Foto sampul majalah Kerrang dipinjam dari http://www.geocities.com/skeeter_spice/mvc-047s.jpg

__________________________________


6 Komentar

dinan

Jan 7th, 2009

huhui dari dulu gwa penasaran dengan caci maki axl ini, oalah ceritanya ternyata gitu to?
axl memang asshole, but i luv him

Axl I luv u asshole!!!

Balas

Nick

Jun 15th, 2009

Yup, memang setelah saya baca sendiri GN’R – The Most Dangerous Band in the World by Mick Wall banyak kontroversi dalam wawancara ini. Karena itu biar lebih jelas saya beli Slash by Slash and Anthony Bozza… still read it tho…

Balas

Indra

Sep 5th, 2009

Axl and slash?,whatz d’different?,duo asshole!!,i know guns since in elementary school,an 11 years old boy sing a long with get in d’ring…,i love’em much axl=slash=people=shit,get back guys,oldizt motherfuckers!

Balas

c1p

Oct 3rd, 2009

Nice inpo, salam kenal….gunners, right??…

Balas

Nick

Oct 6th, 2009

Mick Wall melakukan interview dengan para Gunners dan ketika artikel masuk di Kerrang pastilah dibumbui dengan kontroversi yang berlebihan. Di Buku “Slash” by Slash with Anthony Bozza dijelaskan lebih detail tentang semuanya dari A-Z, foto-foto ekslusif yang menandai kebenaran saat Gunners masih berjuang di jalanan juga di print di buku yang berbeda, ‘Reckless Road and The Making of Appetite for Destruction” berisikan foto-foto klasik yang dikumpulkan oleh teman masa kecil Slash sendiri, Marc Canter, selain itu ada pula “Guns N’ Roses Photographic History” oleh “mantan” sahabat dekat Axl Rose, Robert John yang sekarang lebih menekuni dunia digital artwork dan memajang hasil-hasil karya jeleknya (menurut saya) setelah semua royalti foto dibeli Axl Rose di halaman Facebook miliknya. Secara pribadi, para Gunners era Appetite lebih memiliki attitude yang meludahi mayor label dan melakukan apapun yang mereka ingin lakukan.
Bagi saya pribadi pengalaman para Gunners yang hidup dijalanan memberi inspirasi lebih bahwa wajah ganteng, suara keren, jago main gitar, uang berlimpah, koneksi dengan orang dalam label tak berarti apa-apa tanpa attitude, kebangkitan dan kejatuhan Guns N’ Roses hanya karena attitude, seperti kata McKagan, “So fuckin’ Attitude!”
Saya tidak pernah merasa bersalah ketika memasukan Guns N’ Roses sebagai band yang meng-influence saya, seperti saya tak pernah merasa bersalah ketika memutar “Come as You Are” setelah ” Girls, Girls,Girls” dari Motley Crue atau “Gypsy Road” dari Cinderella. Saya rasa band-band cemen sekarang dengan berbagai kemudahan untuk masuk ke pentas Nasional seharusnya bisa belajar banyak dari masa lalu band-band besar dan malu ketika lagunya dinyanyikan anak SD dengan fasih, kenapa? karena itu membuktikan bahwa grup-nya telah salah market dan kemungkinan terlalu overheard and over-exploited. Dan saya bangga saya lahir ketika Rock dan Seattle Sound sedang dalam masa kejayaannya – Nick, the 80′s Freak Motherfuckers

Balas

Handru Rose

Jan 9th, 2011

GN’R is My Blood……!! so ….Please came back on Rock stage..!!! old formation…!!

Balas

Silahkan Berkomentar