WTF: Mo’ Mohawk, Mo’ Mohican
by Rudolf Dethu on 16/02/09 at 10:31 am
Sebagian Musikatorians pasti kenal The Exploited. Benar, kontingen asal Edinburgh, Skotlandia, tersebut merupakan entitas yang amat disegani hingga kini dan sering disebut sebagai salah satu pionir Punk Rock. Oleh penganut “sekte” Street Punk, gaya rambut sang vokalis, Wattie Buchan, bak dijadikan identitas resmi, simbol paling sahih.

Lalu band-band dengan kadar ekstrem setingkat, bak terbawa arus. Perhatikan The Casualties dan projek sampingan gitaris Rancid: Lars Frederiksen & The Bastards.
Apa julukan rambut bak cendrawasih itu? Di Amerika disebut “Mohawk”. Sementara di Inggris lebih dikenal dengan “Mohican”.
Desas-desus yang paling banyak dipercaya adalah bahwa gaya rambut tersebut paling mula diperkenalkan oleh suku Mahican (yang kemudian terpeleset menjadi “Mohican”) dan Mohawk di dataran Amerika Utara. Saat hendak bertempur ke medan perang para lelaki suku tersebut beramai-ramai mencukur habis bagian kiri dan kanan rambut mereka lalu menyisakan di bagian tengah saja.
Di jaman modern, tepatnya masa Perang Dunia ke-2, anggota 101st Airborne Division alias “Screaming Eagles” mengikuti paham itu: seluruh anggota pasukan membotaki bagian rambut kiri dan kanan dan membiarkan bagian tengahnya.
Berikutnya pada 1976 salah satu karakter di film Taxi, Travis Bickle (diperankan oleh Robert De Niro), tampak bergaya rambut Mohawk. Sejumput orang kemudian beranggapan bahwa skena Punk Rock sejatinya terinspirasi oleh Travis dan belakangan mengimprovisasinya—sampai-sampai Mohawk akhirnya malah jadi identik dengan musik Punk.
Richie Stotts, gitaris band punk asal New York, Plasmatics, pada Januari 1979, me-Mohawk rambutnya. Diikuti berikutnya oleh personel Plasmatics lainnya, Jean Beauvoir dan—perempuan sinting yang dipanggil dengan nama alias “The Queen of Shock Rock”—Wendy O. Williams

Wendy & Lemmy Motorhead, berkolaborasi dalam mini album Stand By Your Man, 1982
Masuk ke era millenium, trend Mohawk mulai dirangkul oleh kalangan fashionista. Sejumlah kecil selebritas tampak mengadopsi gaya ini. Namun mereka memilih jalur yang lebih “aman” yaitu dengan tidak membabat bagian kiri-kanan rambut mereka. Bagian kiri-kanan cuma dicukur agak tipis, lalu rambut bagian tengah dibikin bergaya Mohawk. Mohawk “palsu” ini digelari, ya sesuai faktanya: “Faux Hawk”. David Beckham-lah yang dianggap paling bertanggungjawab mempopulerkan Faux Hawk.
Style Mohawk di masa sekarang telah banyak berkembang menjadi antara lain: Reverse Mohawk, BiHawk, Chelseahawk, Douhawk, Deathhawk, dll.
Sementara 15 November mulai digembar-gemborkan sebagai “International Mohawk Day”.
_____________________
*Foto-foto diambil dari berbagai sumber








8 Komentar
dinan
Feb 16th, 2009
15 November masih lama yak?
Balas
Arie
Mar 1st, 2009
mohawk bukan sekedar tatanan rambut, tapi arti dari sebuah kebebasan!!!
Balas
mohawk Reply:
April 17th, 2010 at 12:19 pm
dak jug mohawk tu husus utuk anak punk
Balas
anto_head
Mar 5th, 2009
dan di indonesia band pop menye-menye banyak juga menjiplak kayak gitu, ambil contoh pasha ungu, ariel peterpan…
dan gw jg sering dengar dari anak punk bahwa budaya mereka udah diambil oleh para mainstream,,,rambut mohawk,spike,celana botol dsb…
gw ga tau, apakah mohawk udah dipatenkan apa belom ma para punker jaman dulu…
Balas
jadedletto
May 17th, 2009
punx n mohawk dah bkn identik lg coz itu dah jd TREND SETTER
Balas
brodont
May 23rd, 2009
band2 cengeng to emang ga tw malu…..
meniru gaya rambut punk….
lagu ngebosenin….
trutama ungu,peterpan,,
Balas
kodrol Reply:
July 9th, 2010 at 9:44 pm
aq sepakat dgn kmu oi…………………………
band cengeng itu mmng bisanya
meniru dan meniru………….
berantas lagu cengeng kibarkan generasi punk….
I”M KODROL STREET PUNK
Balas
zurraiso
Oct 22nd, 2009
Jaman sekarang emank penuh kebebasan,bukan berarti menjiplak milik orang laen,,,
DASAR PLAGIATOR khusus buat band2 cengeng…
So buat yg g terima atas mohawk qt,,,harusmya qt menyebarluaskan dengan cara apapun entah itu lewat media televisi,koran,radio,dll.kalu perlu ORASI mengelilingi kota,,cz mohawk adl salah satu dari kebudayaan para PUNKers……………………..
Balas
Silahkan Berkomentar